Foto ilustrasi penangkapan. – Dibuat memakai Artificial Intelligence/AI
Harianjogja.com, SLEMAN—Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Sleman berhasil menangkap pelaku pembegalan bersenjata tajam Nan beraksi di area Candibinangun, Pakem. Pelaku lebih sebelumnya disinyalir merampas sepeda motor, telepon seluler, dan dompet milik seorang pekerja Nan hendak berangkat kerja pada permulaan masa.
Kepastian penangkapan tersebut disampaikan Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, Kamis (6/8/2026).
“akurat, pelaku telah berhasil dikendalikan,” ucapan Argo.
Meski demikian, kepolisian belum menyingkap secara rinci identitas pelaku maupun kronologi penangkapan. Menurut Argo, informasi Komplit terkait pengungkapan kasus tersebut akan disampaikan internal konferensi pers Formal.
“hasilkan kronologis dan informasi teknis terkait perkara tersebut, akan kami sampaikan secara Formal melalui press release,” ujarnya.
Penangkapan tersebut berperan perkembangan Krusial internal kasus pembegalan Nan sempat menimbulkan kekhawatiran Penduduk, terutama masyarakat Nan beraktivitas pada permulaan masa di area Pakem dan sekitarnya.
Korban Dibegal ketika Berangkat Kerja
Kasus ini bermula ketika seorang pekerja berinisial J, 51 tahun, Penduduk Purwobinangun, Pakem, berperan korban pencurian berbarengan kekerasan di jalur Balong–Degolan, Dusun Kembangan, Kalurahan Candibinangun, Kapanewon Pakem.
Peristiwa tersebut terwujud pada Rabu (5/8/2026) Sekeliling pukul 04.00 WIB ketika korban sedang internal perjalanan menuju Loka kerjanya.
Berdasarkan keterangan permulaan kepolisian, korban mendadak dipepet oleh dua orang pelaku Nan berboncengan memakai sepeda motor matik. Situasi kemudian berubah mencekam ketika para pelaku mulai mengerjakan langkah kekerasan.
“ketika hendak berangkat kerja dipepet dua pelaku berboncengan sepeda motor matik. Pelaku menendang kendaraan korban dan mengancam memakai senjata tajam,” ujar Argo internal keterangan lebih sebelumnya.
internal kondisi terancam, korban Tak Bisa mengerjakan perlawanan. Pelaku kemudian memungut sejumlah barang berharga milik korban sebelum melarikan diri dari Letak peristiwa.
Motor, Ponsel dan Dompet diangkut Kabur
Selain mengancam memakai senjata tajam, pelaku juga berhasil membawa kabur kendaraan milik korban berupa sepeda motor Honda Astrea Star/C86 Rona hitam.
Tak hanya itu, telepon seluler dan dompet Nan berisi catatan Krusial serta kartu ATM juga ikut dirampas.
“Pelaku kemudian membawa kabur sepeda motor Honda Astrea Star/C86 Rona hitam, HP, serta dompet berisi kartu identitas dan ATM. Kerugian ditaksir Sekeliling Rp4,5 juta,” ucapan Argo.
Peristiwa tersebut kemudian diinformasikan kepada kepolisian dan langsung ditindaklanjuti oleh Satreskrim Polresta Sleman. internal Masa relatif kilat, petugas berhasil menentukan dan menjaga pelaku Nan disinyalir terlibat internal langkah kejahatan tersebut.
Polisi Imbau Penduduk kelebihan Waspada
Meski pelaku telah ditahan, kepolisian tetap menegur masyarakat agar memperbesar kewaspadaan, terutama ketika beraktivitas pada sunyi hingga permulaan masa.
Penduduk diimbau menjauhkan jalur Nan Sunyi apabila memungkinkan dan Tak bepergian seorang diri di Letak Nan kecil penerangan.
Polresta Sleman juga menginginkan masyarakat segera mengabarkan kepada aparat kepolisian apabila berperan korban atau mengetahui adanya tindak kriminal di lingkungan Sekeliling.
tapak Sigap pelaporan dari masyarakat dinilai Krusial hasilkan mengakselerasi tahapan penyelidikan sekaligus mencegah pelaku kejahatan melarikan diri atau kembali beraksi.
Hingga ketika ini, polisi Tetap mendalami kasus tersebut dan akan mengutarakan perkembangan kelebihan berikut, termasuk motif pelaku serta kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain internal langkah pembegalan Nan terwujud di Pakem tersebut.
periksa Warta dan Artikel Nan lain di Harian Jogja, dan edisi cetak edisi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.