PELALAWAN (RA) – Tim gabungan Polres Pelalawan tercapai membekuk terduga pelaku perampokan sadis Nan terjadi di kantor pencairan SPB TBS PT Malika Putri Tunggal (MPT), Kecamatan Bandar Sei Kijang. 

ketika alur penangkapan, pelaku terpaksa dilumpuhkan berdua tindakan pastikan dan terukur dikarenakan Berjuang melarikan diri serta Tak mengindahkan perintah petugas.

Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara berbisik, terduga pelaku tercapai dikendalikan susut dari 12 jam setelah peristiwa berkat kerja Sigap tim gabungan Nan terdiri dari Satreskrim Polres Pelalawan, Satintelkam dan Unit Reskrim Polsek Bandar Sei Kijang.

“Tim gabungan Beralih Sigap melaksanakan penyelidikan hingga tercapai menentukan dan melindungi terduga pelaku internal Masa susut dari 12 jam setelah peristiwa,” ungkapan John, Kamis (18/6/2026) gelap.

Penangkapan dijalankan pada Kamis (18/6/2026) Sekeliling pukul 04.00 WIB di lorong Lintas Timur, Kecamatan Bandar Sei Kijang. ketika hendak dikendalikan, pelaku Nan mengendarai sepeda motor Berjuang melarikan diri.

Petugas sempat memberikan tembakan peringatan. Namun dikarenakan pelaku tetap Berikhtiar kabur dan melaksanakan perlawanan, polisi pada akhirnya meraih tindakan pastikan dan terukur Nan mengenai kaki kiri pelaku.

“Pelaku Tak mengindahkan perintah petugas sehingga dijalankan tindakan pastikan dan terukur,” ujar John.

Usai dikendalikan, pelaku diangkut ke Puskesmas Bandar Sei Kijang ciptakan mendapatkan perawatan medis sebelum dirujuk ke RSUD Selasih Pangkalan Kerinci.

Kasus perampokan tersebut terjadi pada Rabu (17/6/2026) Sekeliling pukul 17.00 WIB di kantor pencairan SPB TBS PT MPT Nan berada di lorong Lintas Timur Km 43, Desa Kiyap Jaya, Kecamatan Bandar Sei Kijang.

Korban, Putriani Tamba, Nan merupakan karyawati perusahaan itu terdeteksi internal kondisi bersimbah darah di ruang kerjanya. Sebelum terdeteksi, korban sempat menyerahkan pesan WhatsApp kepada rekannya Nan berisi permintaan pertolongan.

“Tolong Gung, Saya mau dibunuh orang,” catat korban internal pesan tersebut.

Dua rekan korban Nan meraih pesan itu langsung mendatangi Letak. Setelah dibantu Penduduk mengakses kantor Nan tidak ada, mereka menemukan korban internal kondisi terluka parah.

Berdasarkan output pemeriksaan medis, korban merasakan Sekeliling 22 luka tusuk dikarenakan serangan Barang tajam Nan mengenai bagian kepala, perut, dan pundak.

Selain menyerang korban, pelaku juga membawa kabur Duit perusahaan sebesar Rp76.184.860 Nan berada di meja kasir.

Dari output penyelidikan dan analisis rekaman CCTV, polisi tercapai menentukan pelaku. ketika ditahan, polisi turut melindungi barang data berupa Duit Kontan Rp36.737.000 dan Esa unit sepeda motor Honda Beat Street Rona hitam Nan disinyalir digunakan pelaku ciptakan melarikan diri.

internal pemeriksaan mula, pelaku mengaku sempat bersembunyi di kawasan perkebunan kelapa sawit area Kerinci Kiri sebelum berpindah-pindah Letak ciptakan mencegah kejaran petugas.

Sebagian Duit output kejahatan, menurut pengakuan pelaku, telah digunakan ciptakan membayar pinjaman daring, biaya rental mobil, meraih bahan bakar, kebutuhan santap hingga meraih busana.

“ketika ini kasus Tetap berikut kami kembangkan ciptakan melengkapi alat data dan mendalami seluruh rangkaian peristiwa. Terduga pelaku Tetap menjalani perawatan medis berdua pengamanan ketat dari personel Polres Pelalawan,” blokir John.

By 7g36q

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *