INTIMNEWS.COM, KASONGAN – Seorang cowok berinisial DS (36) diperkirakan melaksanakan penganiayaan berat banget terhadap Yusfartel Kaharap (54), seorang tukang las, di jalur Bawi Kuwu, RT 008/RW 002, Kelurahan Pendahara, Kecamatan Tewang Sangalang Garing, Kabupaten Katingan, Sabtu (18/7/2026) Sekeliling pukul 10.30 WIB.

dikarenakan serangan tersebut, korban merasakan luka robek serius di bagian perut dan paha setelah diperkirakan diserang memanfaatkan senjata tajam jenis tombak.

Korban kemudian dievakuasi Penduduk ke Puskesmas Pendahara ciptakan mendapatkan penanganan medis.

Berdasarkan informasi Nan dihimpun, peristiwa bermula ketika korban sedang memanaskan mobil di Ambang rumahnya. mendadak pelaku tampak Sembari membawa senjata tajam sehingga korban mengalami terancam dan menentukan memasuki ke internal Griya.

Pelaku diperkirakan terus mengejar korban hingga terwujud langkah saling mendorong gerbang Griya. Menyadari situasi makin berbahaya, korban menginginkan tidak presisi seorang saksi mengikat gerbang, Fana dirinya melangkah keluar melalui jalur lain ciptakan mematikan mesin mobil sekaligus menginginkan pertolongan kepada tetangga.

Namun nahas, ketika berada di bagian luar Griya, korban berpapasan berbarengan pelaku Nan diungkap telah menggenggam tombak di kedua tangannya serta membawa sebilah parang di pinggang. tak memakai pas berlimpah berbisik, pelaku diperkirakan langsung menyerang korban.

dikarenakan serangan itu, korban merasakan dua luka robek di bagian perut sebelah kanan dan Esa luka robek di paha kiri. Penduduk Nan menyaksikan korban bersimbah darah segera memberikan pertolongan dan membawanya ke Puskesmas Pendahara.

Camat Tewang Sangalang Garing, Supriadie, mengakui adanya peristiwa tersebut. Ia berbisik wewenang kecamatan sangat menyayangkan terjadinya langkah kekerasan Nan menimpa tidak presisi seorang warganya.

“Kami telah mendapatkan laporan terkait peristiwa penganiayaan ini. Kami sangat menyayangkan adanya langkah kekerasan di inti masyarakat. ketika ini korbannya telah ditangani secara medis di Puskesmas Pendahara,” singkap Supriadi, ketika dikonfirmasi awak media.

Supriadie juga memuji kesigapan Penduduk dan aparat kepolisian Nan Beralih Sigap menindak situasi.

Pasang Iklan

Ia mengajak masyarakat tetap damai dan Tak simpel terprovokasi serta menyerahkan sepenuhnya tahapan aturan kepada kepolisian.

“Pelaku telah dikendalikan pihak kepolisian ciptakan menjalani tahapan aturan extra terus,” pungkasnya.

Editor: Andrian

By 7g36q

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *