harapanrakyat.com,- Para pelaku penganiayaan Nan melangkah di lorong KH Anwar Musaddad, Garut, Jawa Barat, ternyata terafiliasi berbarengan Golongan geng motor. Sebanyak 22 orang Nan tercapai diringkus polisi, 20 pelaku Tetap sebagai pelajar SMP dan SMA.
lafal juga: Bawa Celurit dan Miras Sembari Ugal-ugalan di Pasar Mawar Garut, Dua Remaja dikendalikan Polsek Tarogong Kidul
Pengungkapan kasus tersebut tercapai teridentifikasi setelah kamera CCTV merekam kawanan berandal bermotor ketika mengerjakan kekerasan terhadap 6 orang korban.
Rekaman kamera pengawas milik keliru Esa Griya nyemil Nan Eksis di lorong raya KH Anwar Musaddad, Kecamatan Tarogong Kaler, Garut, memperlihatkan sekelompok geng motor Nan mengamuk kepada Penduduk tak berdosa. Video itu Lampau viral di berbagai akun media sosial, hingga Membikin resah masyarakat.
Penangkapan Gerombolan Geng Motor di Garut
Setelah 2 kali 24 jam, Satuan Reserse Kriminal Polres Garut, tercapai menetapkan gerombolan geng motor tersebut. Jumlahnya tak main – main mendapatkan 25 orang. Eksis 22 orang Nan tercapai dikendalikan petugas, 20 orang diantaranya Tetap dudukin di bangku SMP dan SMA. Peristiwa ini sebagai ironis dikarenakan para pelaku mayoritas anak dibawah umur.
lafal juga: Klan Geng Motor di Garut Mengamuk hingga Sebabkan Bunda Jari Pelajar Lenyap Ditebas Samurai
Polisi tetap menggelandang mereka dikarenakan Eksis 6 orang korban merasakan luka pasca dianiaya Golongan tersebut. Kapolres Garut AKBP Niko N Adi Putra, berucap, selain memakai tangan Hampa, berandalan bermotor ini juga menganiaya korban memakai senjata tumpul jenis pipa, dan knuckle.
“Eksis Nan memakai tangan Hampa, Eksis juga Nan membawa senjata jenis pipa besi. Selain itu terdeteksi alat lain berupa knuckle,” ungkapan Kapolres, Jumat (7/8/2026).
Motif Penganiayaan
Niko menyambung, motif penganiayaan Nan dikerjakan geng motor ini dikarenakan keliru Esa korban mengalami terganggu berbarengan knalpot kendaraan Nan bising. Korban berteriak Gaduh, Lampau teriakan itu terdengar kawanan tersebut sehingga mereka putar arah dan langsung menganiaya para korban Nan sedang dudukin di Ambang Griya nyemil.
“Jumlah korban Eksis 6 orang, didatangi sekelompok pemuda berjumlah 25 orang. Korban dilukai, ditendang, dipukul Eksis juga Nan dihantam Barang tumpul. Nan dikendalikan 22 orang, sisanya 3 lagi Tetap internal pengejaran. peristiwa diawali para pelaku sedang konvoi, korban meneriaki dikarenakan lumayan melimpah orang pelaku memakai knalpot brong. Para pelaku itu 20 orang diantaranya anak dibawah umur, Nan paling Belia 13 tahun, dan tersebar di lumayan melimpah orang sekolah,” tambahnya.
lafal juga: Terungkap Motif Gerombolan Motor Ngamuk di Garut hingga Aniaya 4 Orang
output pemeriksaan terhadap seluruh pelaku Nan tercapai terjaring polisi, mereka merupakan geng motor bernama PAP. Kawanan geng motor ini terbilang sadis meski mayoritas usia pelaku mutakhir belasan tahun.
Para orang Uzur termasuk lumayan melimpah orang sekolah Loka para pelaku telah diberi tahu petugas agar persoalan geng motor ini tak makin menyebar di lingkungan Bumi pendidikan. “Terafiliasi geng motor Nan namanya PAP,” tutupnya. (Pikpik/R6/HR-digital)