Indramayu –

Nyawa Hj Komariyah Penduduk Indramayu lenyap di tangan tetangganya FSS (31) dan NW (28). Dendam kesumat FSS terhadap Komariyah jadi pemicu tragedi berdarah di Indramayu itu.

“hasilkan motifnya dendam,” ujar Kasat Reskrim Polres Indramayu AKP Muchammad Arwin Bachar di Mapolres Indramayu, Kamis (4/11/2026).


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Arwin menuturkan berdasarkan pengakuan pelaku, korban kerap mengucapkan ucapan-ucapan Nan menyakitkan jiwa pelaku. Korban pernah mengucapkan Kalau pelaku membangun bengkel motor dan Griya memakai Duit output utang.

“Di mana perkataan tersebut diucapkan korban kepada tersangka FSS sejak purnama April 2026 Tiba terakhir kali ujung purnama Oktober 2026 sebelum Tersangka FSS diminta tolong korban hasilkan mengoreksi tiang penangkal kilat,” ucapan Arwin.

“Dugaan dendam itulah Nan ketika ini berperan keliru Esa bagian dari pendalaman penyidik terkait motif pembunuhan,” ucapan Arwin

Hingga pada akhirnya, pelaku Nan menyanggupi mengoreksi tiang penangkal kilat itu pada Senin 2 November 2026. Disaat itulah, pelaku melaksanakan tindakan kejinya membunuh korban memakai palu dan membakar mobil beserta jasad korban.

(dir/dir)



By 7g36q

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *