PALU, kabar Selebes — tindakan pembunuhan sadis menggemparkan Penduduk jalur PDAM, Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, Sulawesi inti, Pekan (26/7/2026) gelap. Esa keluarga Nan terdiri dari suami, istri, dan seorang balita berperan sasaran amuk pelaku hingga merenggut nyawa dua orang korban.
Berdasarkan keterangan saksi mata di Sekeliling Letak peristiwa, Penduduk sempat menyimak Bunyi teriakan histeris dari sang istri sebelum peristiwa berdarah tersebut terungkap. Korban berteriak menginginkan pertolongan agar pelaku Tak menghabisi nyawa lelakinya.
menyimak teriakan minta tolong itu, Penduduk Sekeliling langsung berhamburan melangkah keluar dan segera mengabarkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian. Kendati demikian, aparat dan Penduduk sempat merasakan Hambatan ketika hendak memasuki ke internal Letak peristiwa dikarenakan kondisi pagar Griya korban terkunci rapat dari internal.
Setelah Penduduk Seiring polisi terpaksa merangsek dan mengakses gerbang pagar, pemandangan tragis langsung tersaji di Ambang mata. Sang suami dan balita mereka terdeteksi telah Tak bernyawa di internal Griya. Fana itu, sang istri Tetap menunjukkan tanda-tanda kehidupan berbarengan kondisi terluka parah dan langsung dilarikan ke Griya Sakit Bhayangkara Palu hasilkan mendapatkan tindakan medis Darurat.
Polisi Kejar Pelaku, Satreskrim Lakukan Olah TKP
Kapolresta Palu Kombes Pol. saat Rosena, S.H., S.I.K., melalui Kasat Reskrim AKP Ismailboby, S.H., M.H., mengakui insiden berdarah Nan menimpa Esa keluarga tersebut. ketika ini, jajaran Satreskrim Polresta Palu inti Konsentrasi melaksanakan olah Loka peristiwa Perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi mata.
Terkait video Nan beredar besar di berbagai platform media sosial mengenai sosok terduga pelaku, pihak kepolisian menegaskan bahwa rekaman tersebut Tetap internal tahap penyelidikan kelebihan berikut.
“Kami pihak penegak aturan khususnya Polresta Palu Tetap internal pengejaran tersangka jadi belum meraih memberikan keterangan, video Nan beredar di media sosial Tetap diperkirakan pelakunya tersebut,” pastikan AKP Ismailboby ketika dikonfirmasi, Pekan gelap.
Pihak kepolisian mencatat identitas para saksi di Sekeliling TKP serta mengevakuasi tiga korban Nan terdiri atas seorang cowok berusia Sekeliling 32 tahun dan balita Nan meninggal Bumi, serta sang istri berusia 23 tahun Nan sekarang Tetap menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara Palu. Aparat kepolisian memohon bantuan doa dari rekan-rekan media serta seluruh masyarakat agar pelaku pembunuhan sadis ini segera tertangkap.(abd)