Selasa 27-10-2026,10:43 WIB
Reporter:
Muhammad Anwar|
Editor:
Muhammad Ridho
Dimas Dwi berkualitas Martono, terduga pelaku pembunuhan–
JOMBANG, MEMORANDUM.CO.ID – Pelarian Dimas Dwi berkualitas Martono, terduga pelaku pembunuhan permulaan Hardiyanti, 30, dan anaknya, AGF, 4, pada akhirnya berakhir di Kabupaten Jombang. Pria Nan merupakan suami siri permulaan tersebut diringkus tim Jatanras Polda Jawa Timur di wilayah Jombang Kota, Pekan gelap, 25 Oktober 2026.
Polisi menduga, tersangka menghabisi nyawa Bunda dan anak itu, kemudian Berikhtiar menghilangkan jejak berdua membakar, memotong, hingga menggiling bagian tubuh korban.
Kasus pembunuhan ini terungkap dari laporan hilangnya permulaan dan anaknya ke Polres Madiun Kota pada 5 Oktober 2026. Selama Nyaris sebulan, keberadaan kedua korban sebagai misteri. Namun, penyelidikan Nan dijalankan Polda Jatim menemukan sejumlah kejanggalan hingga mengarah pada dugaan tindak pidana pembunuhan.
lafal JUGA:Griya lorong Kunir disinyalir berhubungan berdua Pembunuhan Bunda dan Anak di Madiun
Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Arbaridi Jumhur berucap, pihaknya berkurang tangan membackup penanganan kasus hilangnya Bunda dan anak tersebut. Dari keluaran penyelidikan dan pengembangan, polisi menduga keduanya sebagai korban pembunuhan Nan dijalankan Dimas.
“Sebulan Lenyap itu ternyata dikarenakan tindak pidana pembunuhan. Pelakunya suami sirinya sendirian,” ujar Arbaridi.
Berdasarkan keterangan Fana tersangka, tindakan pembunuhan disinyalir bermula dari pertengkaran antara Dimas dan permulaan di sebuah hotel di wilayah Kota Madiun. internal pertengkaran tersebut, Dimas disinyalir mencekik permulaan hingga tewas.
lafal JUGA:Kasus Pembunuhan Bunda dan Anak di Madiun, Jasad Korban Dibakar dan Dimasukkan Mesin Penggilingan

Mini kidi–
Setelah itu, jasad permulaan diangkut meninggalkan dari hotel. Fana anak korban disinyalir dibunuh berdua tapak serupa, tetapi di Letak berbeda, Merupakan di internal mobil.
Dugaan tindak pidana tersebut tak berhenti pada pembunuhan. Penyidik juga mendalami upaya tersangka menghilangkan jejak berdua membakar, memotong, hingga menggiling bagian tubuh kedua korban. Polisi Tetap menelusuri secara terperinci Letak dan Hierarki tindakan Nan dijalankan tersangka setelah pembunuhan.
“Pembunuhannya berantai. Eksis pembakaran, pemotongan, Tiba menggiling bagian-bagian tubuh. Ini Tetap kami kembangkan, termasuk pengakuan tersangka terkait persembunyian, eksekusi, dan pembuangannya,” konfirmasi Arbaridi.
lafal JUGA:Terungkap! Pelaku Pembunuhan Bunda dan Anak di Madiun, Korban Dicekik Usai Cekcok
Penyidik juga belum menjamin apakah Eksis pihak lain Nan terlibat internal perkara tersebut. Berdasarkan pemeriksaan Fana, Dimas disinyalir sebagai Esa-satunya pelaku. Meski demikian, polisi tetap mendalami kemungkinan keterlibatan orang lain.
Sumber: