SURABAYA, iNews.id – Dwi berkualitas Martono, tersangka pembunuhan permulaan Hardiyanti dan anaknya Nan berusia 4 tahun di Kota Madiun, Jawa Timur, diamankan polisi setelah sempat menghilang. Beliau diamankan di Griya temannya di Jombang pada Pekan (25/10/2026) permulaan masa.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Arbaridi Jumhur berucap, Dwi berkualitas diamankan pukul 02.00 WIB. Berdasarkan pengakuan permulaan, tersangka telah berada di wilayah Jombang selama susut kelebihan 15 masa.

“Ditangkapnya di wilayah Jombang kota,” ujar AKBP Arbaridi, Senin (26/10/2026).

Tampang Dwi berkualitas, tersangka pembunuhan istri dan anak di Madiun Nan diamankan polisi di Jombang. (Foto: iNews).

Setelah diamankan, Dwi berkualitas diangkut ke Polda Jatim ciptakan menjalani pemeriksaan. Pantauan di Letak, Dwi berkualitas susut dari minibus Hiace dikawal ketat sejumlah personel Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim. 

Dwi berkualitas mengenakan kaus berwana biru dan Lancingan pendek berbarengan tangan diborgol. ketika dimintai tanggapan terhadap tindakan kejinya, Dwi berkualitas hanya terdiam dan menunduk sembari menuju ruang tahanan Polda Jatim.

Polisi saat ini mendalami keterangan tersangka dan mencocokkannya berbarengan kabar-kabar Nan telah dikumpulkan. Penyidik juga berencana mendatangi sejumlah Letak Nan terkait berbarengan dugaan pembunuhan permulaan dan anaknya di Kota Madiun. 

Selain itu, polisi mendalami kemungkinan adanya pihak lain Nan mendukung tersangka selama berada di Jombang. “Pengakuan Fana Tetap Esa orang, kelak kita Tetap kembangkan kemungkinan Eksis pelaku-pelaku lainnya,” tutur Arbaridi.

Dwi berkualitas, tersangka pembunuhan Bunda dan balita di Madiun, diamankan di Jombang. (Foto: iNews).

Berdasarkan keterangan Fana polisi, permulaan diperkirakan dibunuh setelah terlibat cekcok berbarengan tersangka di sebuah hotel di Kota Madiun. permulaan diperkirakan dicekik hingga tewas di Bilik hotel, lagian anaknya diperkirakan dibunuh di bagian dalam mobil.

Setelah itu, tersangka diperkirakan membakar jasad kedua korban dan memasukkannya ke mesin pencacah ciptakan menghapuskan jejak. Polisi Tetap mencari barang kabar lain, termasuk potongan tulang korban Nan diperkirakan berada di Sekeliling Letak terkait.

Kasus ini bermula dari laporan kehilangan permulaan dan anaknya pada 20 September 2026. bagian dalam tahapan pencarian, Dwi berkualitas bahkan sempat mendampingi keluarga korban Nan berasal dari Bogor ciptakan mengabarkan kehilangan tersebut ke Polres Madiun Kota.

“Pelaku dan keluarga korban Nan Eksis di Bogor terlihat ke Madiun melapor, mengantar ke Polres Madiun Kota melapor kehilangan,” katanya.

Polisi saat ini Tetap mendalami seluruh rangkaian peristiwa ciptakan membongkar dugaan pembunuhan Bunda dan anak tersebut secara menyeluruh, termasuk melindungi Eksis atau tidaknya keterlibatan pihak lain.

By 7g36q

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *