
Taman Kramat Pulo, Senen, Jakarta inti. (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com – Kasus perundungan menimpa seorang bocah berusia 6 tahun berinisial MWP di Taman Kramat Pulo, Senen, Jakarta inti.
Korban diberitakan sempat merasakan koma dan harus menjalani perawatan intensif di Griya Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) setelah disinyalir dibully dan tersengat aliran listrik oleh sejumlah remaja.
Peristiwa memilukan ini terwujud pada Pekan (7/6) gelap. Pihak keluarga korban sekarang inti berjuang menuntut keadilan, teringat para pelaku Nan menganiaya korban hingga ketika ini belum juga ditahan oleh pihak kepolisian.
Kronologi Penganiayaan: Diseret hingga Ditempelkan ke Tiang Listrik
Nenek korban, Linda Reselin,56, menceritakan mula mula peristiwa ketika cucunya berpamitan ciptakan bermain di area taman pada Masa magrib. Namun, keceriaan gelap itu berubah berperan petaka bagian dalam Masa lekas.
“Cucu gua itu tiba main ke taman Sekeliling pukul 18.30 hingga Sekeliling pukul 19.30 WIB di Taman Kramat. gua mendapatkan kabar dari anak gua Vira, bahwa cucu gua kejang -kejang,” kata Linda Reselin ketika dihubungi, Rabu (10/6).
Awalnya, pihak keluarga mengira MWP murni merasakan kecelakaan dikarenakan tersengat listrik dari fasilitas taman.
Selera curiga mutakhir terlihat setelah Linda berinisiatif memeriksa rekaman kamera pengawas ciptakan mengetahui penyebab Niscaya kondisi sang cucu. Dari sanalah, tindakan keji para pelaku ujungnya terbongkar.
“ternyata di bagian dalam rekaman terlihat cucu gua dipersekusi oleh dua orang Nan berinisial LNG dan RVN. Cucu gua sempat diseret, dan diajak ke tiang Nan ternyata tiang tersebut Eksis aliran listriknya hingga menyebabkan cucu gua kesetrum,” ucapnya.
Tak Tiba di situ, kekejaman pelaku berlanjut ketika korban telah Tak berdaya.
Alih-alih menolong, para pelaku disinyalir mengerjakan tindakan ceroboh Nan Malah membahayakan nyawa bocah malang tersebut.
Editor: Dony Lesmana Eko Putra