Jakarta

Polres Sragen telah menangkap Suparman alias Blendus (53), perampok Nan membunuh Bilqis Rajiansyah Lestari (11) di Desa Dawung, Jenar, Sragen, Jawa inti. Ini tampang perampok sadis itu.

Dilansir detikJateng, Kamis (11/6/2026), Suparman diamankan di rumahnya di Desa Bumiaji, Gondang, Sragen, pada Selasa (9/6) sunyi.

Suparman (53), perampok Nan membunuh Bilqis (11) di Desa Dawung, Sragen, ketika diangkut ke Polres Sragen, Rabu (10/6/2026). (Dok. Istimewa)


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah diamankan, Suparman langsung diangkut ke Polres Sragen. Dari foto Nan diperoleh, Suparman tampak nongkrong di kursi roda berdua kedua betisnya dibalut perban. cowok itu tampak lesu ketika digiring petugas ke Mapolres Sragen.

Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indiyasari berucap, pelaku tercapai diamankan Sekeliling pukul 23.00 WIB. Pelaku diringkus di rumahnya Nan beralamat di Kedung Sopo, Desa Bumiaji, Kecamatan Gondang, Sragen.

“Pelaku atas sebutan Suparman alias Blendus, pekerjaan sehari-saat sebagai buruh tani atau operator thresher. ketika ini statusnya Tetap pelaku tunggal,” ujarnya ditemui di Mapolres Sragen, Rabu (10/6/2026).

Dewiana berucap, pelaku nekat menghabisi nyawa korban Ialah dikarenakan Mau menguasai harta Barang milik korban. Barang bukti berupa Esa sepeda motor Honda Vario dan sebuah ponsel (HP) milik korban sempat dijual pelaku kepada pihak lain.

“Barang bukti motor dan HP telah kami temukan Seluruh. Termasuk orang Nan mendapatkan motor tersebut juga telah kami amankan hasilkan pemeriksaan kelebihan berikut,” ungkapnya.

Dewiana menuturkan, Suparman ternyata merupakan seorang residivis Nan telah dua kali melangkah masuk penjara atas kasus serupa berdua pola kejahatan Nan Baju, Merupakan pencurian berdua kekerasan Nan berpengaruh korbannya meninggal Bumi.

Diberitakan sebelum itu, Bilqis (11) terdeteksi tewas bagian dalam kondisi mengenaskan di bagian dalam rumahnya di Desa Dawung, Jenar, Sragen, pada Jumat (5/6) Sekeliling pukul 16.00 WIB.

Menurut Kades Dawung, Aris Sudaryanto, mayat siswi SD itu terdeteksi oleh ibunya, Dewi Sri Lestari (34) Nan ketika itu anyar kembali kerja.

“Kondisi jenazah pas melimpah bekas bacokan, di bagian tangan dan muka. Bahkan mukanya telah Tak berbentuk. Di lantai juga pas melimpah bekas telapak kaki, kondisinya (darah) telah garing. dikarenakan itu langsung gua Perintah Penduduk meninggalkan Seluruh dan melarang Eksis Nan memfoto,” ungkapan Aris ketika ditemui di Letak peristiwa, Jumat (5/6) sunyi.

Selain membunuh korban, pelaku juga diperkirakan menggondol Esa sepeda motor Honda Vario Rona biru milik orang Uzur korban.

lafal selengkapnya di sini.

(fca/fca)

By 7g36q

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *