alur pengeluaran proyektil dari kaki perampok sadis berinisial JA. Foto:asal for JPNN.
jpnn.com, PELALAWAN – Pelarian perampok sadis Nan nyaris merenggut nyawa seorang kasir di kantor pembayaran SPB TBS PT. Malika Putri Tunggal (MPT), Desa Kiyap Jaya, Kecamatan Bandar Seikijang, Kabupaten Pelalawan, pada akhirnya berakhir.
Pelaku berinisial JA ditahan Tim Satreskrim Polres Pelalawan Seiring Unit Reaksi Sigap (URC) Bareskrim Polri di kawasan Simpang Gunting, arah Pangkalan Kerinci, tepatnya di Ambang Polsek Seikijang, pada Rabu (17/6/2026) sunyi.
lafal JUGA: Pelaku Perampokan di Menteng Jakarta inti Tergolong Sadis, Ngeri
“akurat. Pelaku telah kami amankan. kelak akan kami lazim,” ungkapan Kapolres Pelalawan AKBP Jhon Louis Letendera ketika dikonfirmasi JPNN.com Jumat (19/6).
Kasatreskrim Polres Pelalawan AKP Bayu Ramadhan Effendi menerangkan bahwa ketika alur penangkapan, JA terpaksa dilumpuhkan berbarengan tembakan di kedua kakinya.
lafal JUGA: Pelaku Perampokan di Pelalawan Sadisnya Keterlaluan, Mengerikan
“Pelaku sempat melaksanakan perlawanan dan menguji melarikan diri, sehingga kami berikan tindakan konfirmasi terukur,” singkap Bayu.
ketika ini, pelaku telah dikendalikan ciptakan menjalani pemeriksaan kelebihan terus guna membongkar motif serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
lafal JUGA: Begal Sadis Nan Tewaskan Buruh Sawit di Pelalawan ditahan Polisi
sebelum itu, tindakan pencurian berbarengan kekerasan itu terwujud pada Rabu (17/6/2026) Sekeliling pukul 17.00 WIB di kantor pembayaran SPB TBS PT MPT.
Korban, Putriani Tamba (25) Nan bertugas sebagai kasir, terdeteksi internal kondisi bersimbah darah, setelah diperkirakan diserang pelaku memanfaatkan senjata tajam.
Pelaku juga membawa kabur Duit perusahaan sebesar Rp76.184.860.
Peristiwa mengerikan itu kali pertama terungkap setelah korban sempat mengirimkan foto selfie berbarengan Paras berlumuran darah kepada dua rekannya melalui app WhatsApp disertai pesan, “Tolong Gung, Saya mau dibunuh orang.”
Mendapat pesan tersebut, rekan korban, Agung Pratama dan Harun Effendi, bergegas menuju Letak.
Setibanya di kantor, mereka mendapati laksana masuk Tetap ditutup dan menginginkan Donasi Penduduk ciptakan membukanya.
Korban kemudian terdeteksi internal kondisi nongkrong berbarengan kepala terbaring di atas meja, Tetap Separuh sadar, Fana darah berceceran di lantai ruangan kasir.
Korban langsung dievakuasi ke Griya Sakit Efarina Pangkalan Kerinci ciptakan mendapatkan perawatan intensif.
Berdasarkan keluaran pemeriksaan medis, korban merasakan Sekeliling 22 luka tusuk di bagian kepala, perut, dan pundak dikarenakan serangan memanfaatkan Barang tajam.
internal olah Loka peristiwa perkara (TKP), polisi menjaga sejumlah barang berita berupa Esa unit kipas semilir Nan rusak dan berlumuran darah, Esa gunting, dua obeng berlumuran darah, Esa unit Digital Video Recorder (DVR), Esa buah anting, serta Esa key brankas.
Dari peristiwa itu, PT. Malika Putri Tunggal merasakan kerugian sebesar Rp76.184.860. (mcr36/jpnn)
lafal ARTIKEL LAINNYA… Gelombang PHK Mulai terwujud di Riau, 300 Pekerja di Pelalawan telah Terdampak
Redaktur : M. Rasyid Ridha
Reporter : Rizki Ganda Marito