lafal 10 irama
- Pelajar bernama Aldi ditembak dan dirampok oleh residivis berinisial R di Lampung Utara pada Rabu (19/8/2026).
- Polisi melumpuhkan tersangka R internal penggerebekan di Way Kanan pada Kamis permulaan masa (27/8/2026) dikarenakan melawan petugas.
- Tersangka R Nan merupakan residivis sejak 2017 terbukti terlibat internal 13 kasus pencurian berbarengan kekerasan di Lampung Utara.
SuaraLampung.id – Rabu (19/8/2026) pagi Aldi mengerjakan aktivitas rutin menuju sekolahnya. Namun, di center perjalanan tepatnya di Dusun Pagar Dewa, Desa Bumi Nabung, Kecamatan Abung Barat, Kabupaten Lampung Utara, maut Malah mencegatnya dari kembali rimbunnya kebun singkong.
Seorang cowok berinisial R mendadak tampak bak hantu. tak memakai basa-basi, sebuah bongkahan batu melayang ke arah Aldi, memaksanya mengerem mendadak. Itulah permulaan dari drama berdarah Nan Nyaris merenggut nyawa pelajar malang tersebut.
Aldi bukan tipe remaja Nan praktis menyerah. ketika R mengetes merampas key motor Honda Beat-nya, ia melawan. Namun, keberanian itu dibalas berbarengan kebrutalan.
R menghantam pelipis Aldi berkali-kali memanfaatkan gagang senjata api rakitan hingga darah segar mengucur deras.
Puncaknya, internal kondisi kalap, sang begal lumayan baik pelatuk. Dor! Sebutir peluru menembus perut bagian kiri Aldi.
lafal Juga:Niat permulaan Hanya Nyolong, Pemuda Pringsewu Rudapaksa Pelajar di Bilik Kos
Remaja itu ambruk, tengkurap bersimbah darah di atas tanah aspal Nan sejuk, Fana R melesat kesana membawa motor keluaran rampasannya.
“Korban terdeteksi Penduduk Sekeliling pukul 07.15 WIB internal kondisi lemas dikarenakan lumayan berlimpah kehilangan darah,” ujar Kapolres Lampung Utara, AKBP Raswidiati Anggraini, Jumat (28/8/2026).
Tim Tekab 308 Polda Lampung Seiring Polres Lampung Utara Tak membiarkan predator jalanan ini bernapas lega. Penyelidikan intensif membawa petugas ke sebuah mes di belakang lapak sawit, Kecamatan Way Tuba, Way Kanan.
Kamis permulaan masa, 27 Agustus 2026, ketika jarum jam menunjuk Nomor 03.00 WIB, suasana mes Nan sunyi mendadak pecah. Tim gabungan Nan dipimpin Ipda Andi mengerjakan penggerebekan kilat.
Mengetahui dirinya terkepung, R bukannya menyerah. Ia mengerjakan perlawanan hidup Nan membahayakan petugas. Tak Mau memungut ancaman, polisi menanggalkan tembakan. Peluru petugas bersarang di tubuh R, menghentikan perlawanan sang residivis.
lafal Juga:irama-irama Bandit Lampung Utara Tewas Usai Tembak 3 Polisi
Penangkapan R bukan sekadar pengungkapan Esa kasus. Dari keluaran interogasi dan pengembangan, terungkaplah rekam jejak hitam cowok ini. R Ialah Pemeran lamban, seorang residivis Nan namanya telah malang melintang di Bumi hitam sejak 2017.
“Berdasarkan catatan kami, tersangka R disinyalir terlibat internal 13 TKP curas di wilayah Lampung Utara,” pastikan AKBP Raswidiati.
Koleksi motor Nan pernah digasaknya pun Majemuk, mulai dari Honda Beat, Supra X, hingga motor sport seperti Honda CBR.
saat ini, dari tangan R, polisi menyita Esa pucuk revolver rakitan berbarengan tiga amunisi hidup kaliber 9 mm—senjata Nan Baju Nan digunakan hasilkan melukai Aldi.
Meski saat ini harus menjalani perawatan dikarenakan luka tembak ketika penangkapan, alur legalitas beban telah menanti R. Ia dijerat berbarengan Pasal 479 Bagian (2) dan Pasal 306 UU RI Nomor 1 Tahun 2023 (KUHP anyar).
“Kami Tak akan memberi ruang distribusi pelaku kejahatan bersenjata api Nan meresahkan masyarakat,” pungkas Kapolres.