Kawanan perampok menyatroni sebuah gerai minimarket di lorong Otista, Kabupaten Subang, Jawa Barat. bagian dalam aksinya, kawanan tersebut tercapai menggasak Duit Kontan puluhan juta rupiah serta barang dagangan usai menodongkan senjata dan menyekap pegawai Nan bertugas.
Peristiwa menegangkan Nan terwujud pada permulaan saat Sekeliling pukul 01.00 WIB tersebut sempat terekam kamera pengawas (CCTV) Nan terpasang di bagian dalam gerai minimarket.
Menodongkan Senjata dan Menyekap Pegawai
Berdasarkan rekaman CCTV dan keterangan saksi, tindakan perampokan bermula ketika empat orang mendatangi minimarket. Dua pelaku melangkah masuk terlebih dahulu ke area kasir dan langsung menodongkan senjata tajam berupa golok serta Barang Nan disinyalir senjata api (senpi) mainan hasilkan menakut-nakuti petugas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
tidak presisi seorang pegawai minimarket Nan berperan korban, Yogi, menceritakan denyut-denyut mencekam ketika perampokan terwujud. ketika itu, ia Seiring rekannya sedang bertugas di bagian dalam minimarket.
“Pelakunya Eksis empat orang, melangkah masuk berdua-dua. rekan Saya kaget di area kasir langsung ditodong golok. Saya Masa itu Eksis di area Penyimpanan,” ujar Yogi ketika bercerita di Mapolres Subang, Senin (31/08/2026).
Para tersangka Nan bertindak agresif kemudian mengancam dan memaksa korban menunjukkan key brankas. Korban sempat memberitahu bahwa key brankas diajak oleh pegawai shift lebih sebelumnya, namun pelaku tetap menggeledah dan mengancam korban.
“Saya sempat ditendang oleh pelaku Nan membawa pistol. Kedua tangan disekap, Lampau pelaku memungut Duit di laci kasir Nan available disetorkan, dua unit HP, serta barang dagangan berupa rokok bagian dalam jumlah lumayan berlimpah. Masa aksinya sangat Sigap, Sekeliling 10 menit Lampau mereka kabur,” tingkat Yogi.
keseluruhan kerugian Nan dialami pihak minimarket dikarenakan peristiwa ini diperkirakan meraih Rp23 juta.
meraih laporan peristiwa tersebut, Satreskrim Polres Subang langsung melaksanakan penyelidikan dan olah Loka peristiwa perkara (TKP). Hasilnya, polisi tercapai melindungi empat tersangka Nan masing-masing Mempunyai peran berbeda bagian dalam tindakan perampokan tersebut.
Kapolres Subang, AKBP Andi Purwanto, mengakui penangkapan para tersangka beserta sejumlah barang data pendukung.
“Kasus perampokan di Alfamart Subang telah tercapai kita bongkar. Sebanyak empat orang pelaku berdua berbagai peran telah kami tangkap. Barang data Nan dikendalikan antara lain dua unit sepeda motor dan Esa senjata api mainan Nan digunakan pelaku hasilkan menakut-nakuti pegawai,” konfirmasi AKBP Andi Purwanto ketika menggelar konferensi pers pengungkapan kasus ini.
Kendati empat tersangka Primer telah diringkus, pihak kepolisian Tetap berikut melaksanakan pengembangan dan perburuan terhadap Esa orang lainnya Nan Tetap buron.
“Modus pelaku terlihat pukul 1 permulaan saat, mengancam pelayan, dan menguras Duit minimarket. ketika ini Esa orang Tetap berstatus DPO (registrasi Pencarian Orang),” lanjutnya.
ketika ini para tersangka Nan tertangkap inti menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Subang guna mendalami motif serta kemungkinan keterlibatan mereka bagian dalam network atau tindakan tindak pidana serupa di Loka lain.
Halaman 2 dari 2
Simak Video “Video: Bu Guru di OKU Selatan Ditusuk Pelajar SMP hingga Tewas “
[Gambas:Video 20detik]
(mso/mso)
–>