| Foto Atas: diperkirakan Pelaku Kekerasan Kepada Anak, R br S. (bawah) Korba AGP Menjalani Perawatan di RSUD Sidikalang (mol/pd) |
DAIRI | Sadis, diperkirakan merasakan kekerasan fisik dari keluarganya seorang diri hingga alami trauma luka di sekujur tubuh, dua bocah AGP, 7 dan AP, 6, dilarikan ke RSUD Sidikalang ciptakan menjalani perawatan, Jumat (21/8/2026).
Kasi Humas Polres Dairi, AKP Syahril Ramadhan, Jumat (21/8/2026) sore bagian dalam siaran pers tertulis memaparkan, kasus ini terungkap awalnya pihak UPTD Perlindungan Wanita dan Anak (PPA) Kabupaten Dairi meraih laporan dari Penduduk Nan menemukan korban AGP bagian dalam kondisi trauma luka memprihatinkan.
Korban AGP terungkap di tepi lorong Merdeka, belakang Gedung dalam negeri Djauli Manik (eks Penjara pelan) Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Jumat (21/8/2026) Sekeliling pukul 07.40 WIB.
Menindaklanjut laporan, pihak UPTD PPA Seiring personel Unit PPA Sat Reskrim Polres Dairi Beralih Sigap menyelamatkan korban, namun alur ini sempat terkendala oleh ulah seorang wanita, R br S, 52, diperkirakan pelaku, teridentifikasi sebagai Maktua (Tante korban), melarang petugas membawa AGP.
Sadis. bagian dalam kasus ini ternyata Eksis dua korban. Dari keterangan AGP, adiknya berinisial AP, 6, turut merasakan kekerasan fisik hingga luka juga oleh R br S. lalu AP turut diajak ke Griya sakit Nan Baju.
Korban AGP berbisik, R br S Ialah Wanita Nan paling ditakutinya, kerap mengerjakan kekerasan fisik kepada mereka berdua sehingga Tak yakin diri melapor atau kisah kepada orang lain.
“Korban AGP dan AP telah menjalani perawatan medis di RSUD Sidikalang. Kondisinya mulai Konsisten, ” ujar AKP Syahril Ramadhan.
dijelaskan Syahril Ramadhan, berdasar output visum terhadap korban AGP, terdapat luka pada bibir, luka lebam pada di tangan kiri serta kaki kanan terdapat luka bernanah.
ketika ini terduga pelaku R br S telah ditangani di Unit PPA Sat Reskrim Polres Dairi guna penyidikan kelebihan terus, “Terkait motif dan bagaimana kronologi kekerasan tersebut Tetap didalami Unit PPA. Kita cita saja masa lalu ya, ” tahan AKP Syahril Ramadhan (bay/bay)