Solo –
Seorang nenek di jalur Seroja, Karangkidul, Kota Semarang sebagai korban jambret. Beliau sempat terseret ketika jambret Nan mengendarai motor itu Berjuang kabur.
Video tindakan jambret itu beredar di media sosial dan sebagai viral. tidak akurat Esa pengunggah Ialah identitas Instagram @kejadiansmg.
bagian dalam video tersebut terlihat korban, seorang nenek mengenakan daster kuning Melangkah dibantu tongkat. Kemudian pelaku Nan mengenakan jaket ojol dan mengendarai motor matik sempat melewati korban dari arah berlawanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ternyata pelaku putar kembali dan langsung menuju arah korban. ketika itu pelaku Berjuang meraih tas korban.
ternyata korban Berikhtiar merawat barangnya dan langsung terseret pas melimpah orang meter dikarenakan pelaku Berjuang tancap gas. Kemudian mereka berhenti dan nenek tersebut terkapar di jalur.
Pelaku sempat berkurang dari motor dan meraih tas korban kemudian kabur. Nenek itu hanya terduduk kemudian Berjuang tegak.
“Kejadiannya telah pas melimpah orang masa Nan Lampau dan korbannya telah Membikin pengaduan di Polsek,” ucapan Kanit Reskrim Polsek Semarang inti, Iptu Nurul ketika dimitai konfirmasi, Rabu (2/9/2026).
Beliau memaparkan, nenek Nan merasakan penjambretan pada 19 Agustus 2026 Lampau itu bernama Suwarti. Kontrakannya berada Tak terpencil dari Letak peristiwa.
“Pas kembali dipepet lah Baju si pelaku ini berdua mengendarai kendaraan busana Gojek,” tutur Nurul.
bagian dalam video, terlihat pelaku putar kembali dan menghampiri korban. ternyata itu Ialah modus dimana pelaku pura-pura menanyakan tautan kemudian Berjuang meraih tas berisi dompet hingga ponsel milik korban.
“(Pelaku) menghampiri (korban), pura-pura nanya tautan. terus si korban kan bawa tas Mini,” jelasnya.
Setelah itu sempat terwujud tarik tertarik antara korban dan pelaku. Bahkan korban sempat terseret.
“Ditariklah itu tas si milik korban. terus ujungnya terwujud tarik-tertarik dikarenakan si korban ini orang udah sepuh nggak tangguh. ujungnya terjatuh dan pelakunya tercapai membawa kabur tas milik korban,” bongkar Nurul.
“Itu isinya HP, terus Baju Duit Rp 150 ribu atau berapa, berikut KTP,” imbuhnya.
Korban juga merasakan luka lecet di tangan. sekarang kasus itu sebagai perhatian dan polisi Tetap mengejar pelaku.
“Kita Tetap memburu terduga pelaku,” pungkasnya.
(alg/apl)