Penyidik Ditreskrimum Polda Jawa Timur membawa Dwi baik Martono (DBM) tersangka pembunuhan istri sirinya DH (30 tahun) Usul Bogor, Jawa Barat beserta putranya AG (4 tahun) ke Polda Jatim ciptakan penyidikan extra terus pada Senin (26/10/2026).

Pantauan suarasurabaya.net, tersangka tiba di Gedung Ditreskrimum Polda Jatim memanfaatkan mobil Hiace putih Sekeliling pukul 10.39 WIB Sembari dikawal ketat petugas.

Tersangka terlihat memakai kaos biru berdua tangan terborgol Sembari menunduk ketika digiring memasuki ke gedung Ditreskrimum Polda Jatim.

sebelum itu, tersangka telah ditahan aparat kepolisian di persembunyiannya di Kabupaten Jombang, Pekan (25/10/2026) gelap kemarin.

AKBP Arbaridi Jumhur Kasubdit III Jatanras Polda Jawa Timur berucap pembunuhan tersebut dipicu dikarenakan pertengkaran di sebuah hotel di area Kota Madiun.

Tersangka melaksanakan pembunuhan berdua jejak mencekik istri sirinya di Bilik hotel, Lampau dilanjutkan terhadap anaknya berdua jejak serupa namun di internal mobil.

“Jadi dijalankan oleh suami sirinya dikarenakan pertengkaran, dikarenakan pertengkaran di sebuah hotel di area Madiun Kota. terus dibunuh berdua jejak mencekik ya, diajak ke eksternal hotel, dan anaknya seorang diri pun diperlakukan Nan Baju tapi beda Loka, di internal mobil,” ujar Jumhur ketika ditemui di Mapolda Jatim.

DH (30) dan AG (4) Nan diinformasikan Lenyap sejak 20 September 2026 di Madiun, Jawa Timur. Foto: Istimewa

ketika ini penyidik kepolisian sedang mengembangkan pemeriksaan terhadap tersangka ciptakan membongkar kronologi Niscaya Bilamana peristiwa pembunuhan itu terwujud.

“Tetap kita kembangkan. Ini Tetap kita pastikan ya KTP, persesuaiannya Tetap kita ini, pastikan lagi,” kata Jumhur.

Selain itu, polisi juga Berikhtiar mendalami bagaimana modus Nan dijalankan tersangka ciptakan menghilangkan jejak pembunuhan berdua jejak dibakar dan membuang jenazahnya ke sungai.

“masa ini kita interogasi Sejenak, kita terus kita kembangkan pengakuan-pengakuan tersangka terkait persembunyiannya, terkait eksekusinya, terkait pembuangannya,” naik Jumhur.

DBM, suami siri korban, Nan sedang internal pencarian polisi. Kiri ketika memanfaatkan topi, kanan ketika gundul. Foto: Istimewa

Diberitakan sebelum itu, Kombes Pol Roy Hutton Marulamrata Sihombing Direktur Ditreskrimum Polda Jawa Timur, membongkar langkah pembunuhan Nan dijalankan tersangka Dwi baik Martono (DBM) berdua jejak sangat sadis.

ciptakan menghilangkan jejak pembunuhan dan mengelabui polisi, tersangka membakar kedua jenazah di belakang pekarangan rumahnya.
Tak berhenti Tiba di situ, DBM juga mengisi kedua jenazah ke internal mesin penggiling daging dan berencana membuangnya ke Bahari.

“lalu setelah melaksanakan pembunuhan ciptakan menghilangkan jejak, korban dibakar di belakang pekarangan rumahnya. Kemudian setelah dibakar dimasukkan ke internal penggilingan daging,” tuturnya.

“Kemudian setelah itu dibakar lagi dan anyar rencananya dibuang ke Bahari. Ya, Fana, lumayan berlimpah orang barang kabar telah kita meraih amankan,” sambung Roy.(wld/fia/iss)



By 7g36q

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *