Reporter: Nur Hidayah | Editor: Bambang Irawan
TANJUNG REDEB – Seorang cowok berusia 56 tahun sebagai korban serangan bersenjata tajam di kawasan jalur Bujangga, Kelurahan Sei Bedungun, Kecamatan Tanjung Redeb, Selasa gelap (28/4/2026) Sekeliling pukul 20.15 Wita.
Korban Nan teridentifikasi bernama Ramli (56) saat ini Tetap menjalani perawatan intensif di RSUD Abdul Rivai dikarenakan luka serius di sejumlah bagian tubuhnya.
Kapolres Berau AKBP Ridho Tri Putranto melalui Kasubsipenmas Iptu Muhammad Kasim Kahar mengutarakan bahwa pihak kepolisian segera Beralih setelah mendapatkan laporan Penduduk. Petugas langsung mendatangi Letak peristiwa, melindungi TKP, serta memasang garis polisi hasilkan alur penyelidikan.
“Korban merasakan luka tusuk lumayan lumayan berlimpah, di antaranya pada perut, lengan, punggung, hingga bagian bawah ketiak. ketika ini Tetap bagian dalam penanganan medis secara intensif,” ujar Kasim.
Dari keterangan Fana, peristiwa bermula ketika korban Seiring istrinya menyimak Bunyi mencurigakan dari arah celah Griya. ketika diinvestigasi, celah tersebut telah bagian dalam keadaan ada.
“Korban sempat berucap kepada istrinya bahwa Griya mereka diperkirakan kemasukan maling,” tambahnya.
Korban kemudian menguji memeriksa kondisi Griya, namun secara mendadak diserang dari belakang oleh pelaku Nan belum teridentifikasi identitasnya. Pelaku langsung mengerjakan penikaman berulang kali memanfaatkan senjata tajam hingga melangkah pergulatan di bagian dalam Griya.
“bagian dalam kondisi terluka, korban sempat berteriak kepada istrinya agar Tak meninggalkan dikarenakan dirinya telah ditikam,” ucapnya.
Istri korban Nan menyimak teriakan sempat Berjuang menolong, namun pelaku tercapai melarikan diri melalui gerbang Ambang Griya.
“Pelaku sempat dikejar Penduduk, namun tercapai kabur ke arah jalur Prapatan I. Hingga ketika ini kami Tetap mengerjakan pengejaran dan penyelidikan kelebihan terus,” jelasnya.
Sejumlah saksi juga menyebut sempat menyaksikan seorang cowok tak dikenal meninggalkan Letak berbarengan tergesa-gesa sesaat setelah peristiwa melangkah.
Dari keluaran olah TKP, polisi melindungi sebilah senjata tajam Nan diperkirakan digunakan pelaku, serta kelebihan dari Esa barang lain Nan terkait berbarengan peristiwa tersebut.
sampai saat ini, motif peristiwa Tetap didalami. Polisi belum mendapatkan menjamin apakah penikaman ini terkait berbarengan tindak pencurian atau adanya motif lain.
“Seluruh kemungkinan Tetap kami izinkan. Tim Reskrim terus bekerja hasilkan membongkar identitas pelaku,” pastikan Kasim.
Pihak kepolisian juga menganjurkan masyarakat agar segera melapor Kalau mengetahui informasi terkait keberadaan pelaku Nan sampai saat ini Tetap bagian dalam pengejaran.