RMBANTEN.COM – Tangerang, Hukrim — Penduduk Binong, Curug, Kabupaten Tangerang digegerkan tindakan keji. Seorang Bunda berinisial W (46) terdeteksi tewas mengenaskan di Griya kontrakan. Pelakunya tak lain anak tirinya sendirian, NS (25).
 

Kasus ini terungkap dari laporan masyarakat melalui layanan Darurat 110 pada Jumat (17/4/2026). Polisi Beralih Sigap—dan membongkar tragedi berdarah di kembali laksana masuk Griya simple itu.
 

Jenazah terdeteksi Bersimbah Darah
 

Tim kepolisian langsung mengerjakan olah TKP setelah mendapatkan laporan. Kondisi korban Membikin petugas terpukul.
 

“Korban terdeteksi berbarengan luka di tubuh dan berlumuran darah,” ujar Kasatreskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Wira Graha Setiawan, melansir laman SinPo, Senin (20/4/2026).
 

Jenazah kemudian dievakuasi ke RSU Tangerang hasilkan pemeriksaan extra terus.
 

Pelaku Kabur, diamankan Kilat di Periuk
 

Dari output penyelidikan, polisi mengarah pada anak tiri korban Nan sempat melarikan diri usai peristiwa.
 

Tak butuh Masa pelan. susut dari 10 jam, pelaku tercapai diringkus di Periuk.
 

“Pelaku diamankan ketika disinyalir hendak kabur membawa kendaraan dan barang milik korban,” Jernih Wira.
 

Motif Dendam, Tetap Didalami
 

Dari pemeriksaan permulaan, pelaku mengaku nekat menghabisi nyawa Bunda tirinya dikarenakan dendam pribadi.
 

Namun, polisi belum merinci extra terpencil latar belakang sengketa tersebut. Pendalaman Tetap terus dijalankan.
 

Palu dan Pisau Jadi Alat Eksekusi
 

Polisi melindungi sejumlah barang berita dari tangan pelaku, termasuk palu dan pisau Nan disinyalir digunakan bagian dalam tindakan pembunuhan.
 

Kedua Barang itu berperan sandi bagian dalam menyingkap bagaimana korban dihabisi secara brutal.
 

Terancam 15 Tahun Penjara
 

Atas perbuatannya, pelaku dijerat berbarengan Pasal 458 KUHP berbarengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.
 

Tragedi ini menyisakan luka mendalam. Dari sengketa keluarga, berujung maut. Polisi Beralih Sigap—tapi nyawa tak mendapatkan kembali.



By 7g36q

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *