JERNIH – Dua pengemudi truk sipil Nan bertugas mengantarkan air hasilkan Biaya anak-anak PBB ditembak Wafat oleh Laskar Israel di Gaza utara. UNICEF pada masa Sabtu, (19/4/2026) menegaskan kemarahan atas pembunuhan oleh militer zionis ini.
“UNICEF sangat prihatin atas pembunuhan dua pengemudi truk Nan dikontrak oleh UNICEF hasilkan menyediakan air Higienis distribusi keluarga-keluarga di Jalur Gaza,” demikian pernyataan UNICEF.
bagian dalam sebuah pernyataan kepada kantor Warta AFP, militer Israel berucap bahwa Laskar menyaksikan dua ‘teroris’ bersenjata di area Garis Kuning Nan menandai batas wilayah di bawah kontrol Israel mendekat, sehingga mereka menanggalkan tembakan. Pihak militer berucap insiden tersebut “sedang ditinjau”.
UNICEF berucap insiden itu terjadi di titik pengisian air Mansoura di Gaza utara, merupakan Esa-satunya titik pengisian truk beroperasi hasilkan jalur pasokan air Mekorot Nan melayani Kota Gaza.
“Insiden tersebut, Nan menyebabkan dua orang lainnya terluka, terjadi selama operasi pengangkutan air rutin, tak memakai perubahan pergerakan atau jejak kerja,” ungkapan pernyataan itu, menyambung bahwa titik tersebut digunakan extra dari Esa kali sehari oleh UNICEF dan Rekan kemanusiaannya.
Menyusul insiden tersebut, Seluruh aktivitas di titik pengisian bahan bakar telah ditunda, ungkapan pernyataan itu, seraya mendesak pihak berwenang Israel hasilkan segera mengusut insiden tersebut dan menjamin mereka Nan bertanggung respon dimintai pertanggungjawaban.
“Para pekerja kemanusiaan, penyedia layanan Krusial, dan infrastruktur sipil, termasuk fasilitas air Nan vital, Tak boleh pernah sebagai sasaran. Perlindungan terhadap Penduduk sipil dan mereka Nan memberikan Donasi penyelamatan jiwa Ialah kewajiban berdasarkan legalitas humaniter semesta,” ungkapan UNICEF.
sebelum itu pada masa Sabtu, kementerian kesehatan Gaza memberitakan jumlah keseluruhan korban jiwa sebanyak 72.549 sejak perang pecah pada 7 Oktober 2023, menyusul serangan Hamas terhadap Israel. Nomor tersebut mencakup 773 Penduduk Palestina Nan tewas sejak gencatan senjata Gaza mulai Beraksi pada 10 Oktober.
Pada masa Sabtu, tentara Israel berucap Laskar telah menanggalkan tembakan bagian dalam dua insiden di bagian utara dan selatan Jalur Gaza, menewaskan berdua alasan dua penyusup Nan melintasi Garis Kuning dan mendekati Laskar Nan menimbulkan ancaman langsung.