Selasa, 7 April 2026 – 06:20 WIB
VIVA – Seorang wanita bersimbah darah setelah dibacok pelaku begal sadis di Ambang sebuah Griya di lorong Halmahera Raya, Kelurahan Karang Tempel, Kecamatan Semarang Timur, pada Pekan pagi, 5 April 2026. Korban Nan terungkap bernama Yovita Haryanto (30) langsung dilarikan ke Griya sakit dikarenakan merasakan luka bacok serius setelah menolong wanita Nan dijambret pelaku.
Berdasarkan rekaman CCTV Nan beredar di Letak peristiwa, peristiwa mencekam ini bermula Sekeliling pukul 06.30 WIB. ketika itu, dua orang cowok Nan berboncengan sepeda motor seketika menyasar seorang wanita Nan inti berhenti di Ambang Griya temannya.
internal Masa Nan sangat lekas, keliru Esa pelaku anjlok dari motor dan merampas dompet milik wanita tersebut secara paksa. menyaksikan tindakan kejahatan di Ambang mata, Yovita Nan berada di internal Griya spontan berlari kencang meninggalkan ciptakan memberikan Donasi. Namun, niat baik tersebut Malah disambut berdua serangan brutal oleh pelaku berdua senjata tajam.
Pelaku langsung mengayunkan senjata tajam ke arah Yovita hingga bersimbah darah. Korban merasakan luka sayat Nan lumayan internal di bagian Paras dan tangan. Setelah melancarkan aksinya, kedua pelaku segera kabur dari Letak peristiwa.
Penduduk Sekeliling Nan menyadari adanya keributan langsung berkerumun ciptakan memberikan pertolongan. Korban sempat diajak ke Puskesmas Halmahera ciptakan penanganan permulaan sebelum pada akhirnya dirujuk ke Griya sakit guna mendapatkan perawatan medis Nan extra intensif.
kabar terbaru mengatakan bahwa Yovita harus mendapatkan sedikitnya 17 jahitan dikarenakan luka-luka Nan dideritanya.
Seorang saksi mata di Letak, Ujang, menceritakan bahwa situasi di Loka peristiwa perkara sangat tegang. ketika ia tiba ciptakan mulai berjualan, ia menyaksikan kerumunan massa dan mengira telah terjadi kecelakaan Lampau lintas. Namun, ia kemudian mendapati korban telah tergeletak lemas Sembari memegangi kepalanya Nan terluka parah.
“gua mutakhir tiba jualan, tahu-tahu telah penuh. Kirain tabrakan, ternyata katanya Eksis Nan dibegal,” ungkapan Ujang.
Hingga Senin pagi, pihak kepolisian dari Polrestabes Semarang Tetap berikut melaksanakan penyelidikan mendalam di Letak peristiwa. Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Andika Dharma Sena, menegaskan bahwa identitas pelaku inti ditelusuri melalui pemeriksaan sejumlah saksi dan analisis rekaman CCTV.
Halaman lalu
“ketika ini Personil sedang melaksanakan penyelidikan terhadap pelaku. Perkembangan akan kami sampaikan,” ujarnya kepada wartawan.