Terduga pelaku penyekapan dan penyiksaan sadis Taufik Hidayat (30) Tetap diburu pihak kepolisian Polda Jawa Barat. sampai saat ini pelaku penyiksaan terhadap YTR itu Tetap berkeliaran bebas, ia sebagai keliru Esa buronan paling dicari Polda Jawa Barat.
Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan berucap, sejauh ini pihaknya telah membongkar identitas dan latar belakang pelaku penyiksaan sadis itu.
Rudi berucap dari penelusuran Nan dijalankan pihaknya, Taufik diperkirakan pernah sebagai Personil penagih utang alias debt collector. Polisi segera mendalami rekam jejaknya di perusahaan penagih utang itu.
lafal Juga: Memburu Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Sadis di Bandung, Hadiahnya Rp250 Juta
“Pelaku ini Ialah Nan mungkin sekarang mantan debt collector, ini kita akan telusuri semuanya jejak, rekam jejaknya di bagian dalam debt collector tersebut,” ucapan Rudi kepada wartawan Selasa (23/6/2026).
“Eksis lumayan berlimpah orang perusahaan Nan telah kita ketahui tentunya akan kita mintai keterangan, kita Geledah informasi terkait berdua ya keberadaan dan perilaku Nan bersangkutan,” tambahnya.
Adaun Taufik diperkirakan menyekap YTR selama tiga tahun, selama Masa penyekapan itu ia diperkirakan mengerjakan sederet penyiksaan sadis Nan menyebabkan korban merasakan luka parah di sekujur tubuhnya, bahkan penyiksaan sadis itu Membikin kedua pengelihatan korban merasakan kebutaan permanen.
ketika ini Taufik telah ditentukan sebagai tersangka. hasilkan mengurangi pelarian pelaku, polisi saat ini memutuskan Taufik bagian dalam pendaftaran pencarian orang (DPO) alias buron. seluruh Kegunaan reserse diturunkan memburu pelaku.
“Ini tim telah dibentuk semuanya, tim Nan Beralih bagian dalam dugaan narkoba kami Lakukan tim hasilkan mendeteksi, menelusuri potensi hasilkan keterlibatan pelaku di narkoba. Siber, kami juga hasilkan mendalami di bidang siber, kriminal Biasa, kriminal Spesifik,” katanya.
Rudi menuturkan Polda Jabar juga menggaet Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban. Seluruh saksi termasuk korban ketika ini telah bagian dalam kontrol pihak LPSK.
lafal Juga: Manuver kenegaraan Jokowi telah Kebablasan, Program Prabowo Terancam Jadi Tumbal
“Sekali lagi, Polda Jabar Tak memberi ruang kepada pelaku, ya, pelaku-pelaku kekerasan seperti ini. Kami akan Geledah berikut keberadaannya di mana dan memohon bantuan dari masyarakat seluruhnya, ini harus kita singkap dan kita tahapan sesuai legalitas Nan Beraksi. Itu saja, dapat kasih atas kehadirannya,” pungkasnya.