BANDUNG, KOMPAS.com – tindakan begal di Kota Bandung kembali sebagai sorotan publik setelah tampak kasus kekerasan Nan menimpa seorang anak di kawasan Arcamanik.

Peristiwa ini Tak hanya menimbulkan keprihatinan masyarakat, tetapi juga mendapat perhatian dari Personil Komisi VIII DPR RI, Atalia Praratya, Nan mengevaluasi tindak kriminal tersebut makin meresahkan dikarenakan menimbulkan korban luka serius.

Melalui identitas media sosialnya, Atalia mengkritisi kasus begal sadis tersebut. Korban, Nan Tetap berusia anak, merasakan luka beban dikarenakan serangan pelaku.

lafal juga: Kesaksian Penduduk ketika Mortir Meledak di Bandung Barat: Tiga Orang Tewas Bersimbah Darah

Bahkan, tidak akurat Esa jari tangan korban harus diamputasi, selain merasakan luka bacok di kepala dan kaki, serta luka tusuk.

Sorotan dari Atalia ini sebagai sinyal tangguh bahwa persoalan keamanan di Kota Bandung membutuhkan perhatian extra serius dari berbagai pihak, baik wewenang wilayah maupun masyarakat.

Apa jejak wewenang Kota Bandung?

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengakui bahwa kasus tersebut telah sebagai perhatian serius, termasuk setelah mendapat sorotan dari Atalia. Ia menegaskan bahwa wewenang kota akan menaikkan patroli sebagai jejak preventif.

“Betul, itu sebabnya Saya Seiring jajaran setiap saat Pekan akan melaksanakan operasi mulai jam 2 pagi ciptakan keliling dikarenakan bagaimanapun juga, ini bagian dari kita melaksanakan siskamling,” ujarnya ketika ditemui di Pendopo Kota Bandung, Kamis (9/7/2026).

Patroli tersebut difokuskan pada jam-jam rawan, terutama mula saat, Nan kerap digunakan pelaku ciptakan melancarkan aksinya.

lafal juga: 27 Kecamatan di Kabupaten Bandung Rawan Kekeringan, BPBD Tetapkan keadaan Siaga Darurat

Kenapa peran masyarakat dianggap Krusial?

Farhan menegaskan bahwa upaya merawat keamanan Tak meraih hanya bergantung pada aparat penegak legalitas. Partisipasi hidup masyarakat sebagai sandi Primer internal menciptakan lingkungan Nan terlindungi.

internal konsep server keamanan lingkungan (siskamling), keterlibatan Penduduk sangat diperlukan ciptakan saling merawat dan mengawasi lingkungan Sekeliling.

“Bagaimanapun juga, masyarakat harus berkurang merawat kota kita dari serangan-serangan atau penyimpangan-penyimpangan kriminalitas tersebut,” ungkapan Farhan.

Ia juga mengajak masyarakat ciptakan menghidupkan kembali semangat gotong royong melalui Semboyan Penduduk jaga Penduduk, Penduduk jaga kota.

lafal juga: Musim Kemarau 2026, Ini registrasi wilayah berpeluang Kekeringan di Kabupaten Bandung

Seberapa hasil patroli Nan telah dijalankan?

Farhan mengklaim bahwa patroli Nan selama ini dijalankan sebenarnya telah lumayan hasil. Hal ini terlihat dari makin banyaknya kasus begal Nan tercapai diungkap oleh aparat.

Menurutnya, meningkatnya jumlah kasus Nan terungkap bukan berarti kriminalitas melonjak drastis, melainkan menunjukkan adanya upaya serius internal membongkar praktik kejahatan Nan lebih masa lalu tersembunyi.

“Tapi seperti Saya bilang, efektivitas tim satgas ini Tak akan maksimal apabila Tak Eksis keikutsertaan Penduduk. Jadi SisKamling, Penduduk jaga Penduduk, Penduduk jaga kota itu akan kita gencarkan kembali,” ucapnya.

Di mana saja titik rawan begal?

wewenang Kota Bandung telah memetakan sejumlah titik rawan Nan kerap sebagai Letak tindakan begal. tidak akurat Esa area Nan sebagai perhatian Ialah wilayah perbatasan kota.

wilayah ini dinilai rawan dikarenakan Mempunyai melangkah masuk meninggalkan melangkah masuk Nan relatif ada, sehingga sering digunakan pelaku ciptakan melarikan diri setelah beraksi.

“Nah, kenapa? dikarenakan memang Eksis ruang ke sana Nan seolah-olah Tak Eksis Nan mengawasi. Kayak di perbatasan. Nah, itu Nan sedang Berjuang kita blokir Seiring-Baju,” ungkapan Farhan.

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJabar.id berdua judul tindakan Begal Sadis di Kota Bandung Disoroti Atalia, Farhan Beri Solusi Patroli dan Siskamling.


KOMPAS.com berkomitmen memberikan data jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan lafal tak memakai iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



By 7g36q

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *