PALU, berita Selebes — Misteri di kembali tindakan pembunuhan sadis Nan menimpa Esa keluarga di jalur PDAM, Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, Pekan (26/7/2026) gelap, mulai menemui titik urai. Nhs, korban selamat Nan merupakan istri sekaligus Bunda korban membeberkan kesaksian mengerikan denyut-denyut penyusupan pelaku ke internal Griya mereka.

Berdasarkan transkrip perbicangan eksklusif Nan dihimpun dari identitas medsos Ufi Julianita, korban awalnya terbangun lantaran Beliau hendak buang air Mini. ketika melangkah melangkah keluar Bilik, korban mendapati sosok cowok Nan belakangan terungkap bernama Aan telah berada di internal Griya tidak terpencil area Loka gilingan.

Korban mengaku menyaksikan berbarengan sangat Jernih Paras pelaku Nan secara seketika tampak di hadapannya. tak memakai Selera menganggap ngeri, korban sempat melontarkan Soal pastikan kepada pelaku.

“Jernih, Jernih sekali, malah gua berteriak, ‘Mau apa Anda?’” memori korban menceritakan saat elok mencekam tersebut.

Namun, alih-alih membalas, pelaku hanya damai membisu Sembari membawa dua bilah pisau berukuran Akbar Nan diperkirakan diambil dari kandang pemotongan ayam.

Ditusuk dan Sempat Geledah HP hasilkan Minta Tolong

Situasi berubah berperan brutal ketika pelaku langsung mendekati dan mencengkeram tangan korban sebelum melancarkan penusukan secara membabi buta. dikarenakan luka tusuk Nan parah, korban tersungkur dan Tak berdaya di internal Bilik.

Meski internal kondisi terluka parah dan berlumuran darah, korban sempat Berikhtiar melonjak lagi hasilkan mencari telepon pegang miliknya guna menginginkan pertolongan Darurat kepada keluarga.

“Tak Eksis HP, mau gua hubungi kalian, tetapi Tak Eksis HP gua lihat. Dua HP gua lihat itu Tak Eksis,” ujar korban.

Lantaran ponselnya raib, korban hanya meraih berbaring lemas menahan sakit Sembari menanti pertolongan tiba. Ia mutakhir meraih bernapas lega setelah menyimak Bunyi Penduduk Nan tiba mendekat ke Griya setelah menyimak teriakan dari eksternal.

“nanti Eksis tetangga tiba, Beliau berteriak, ‘Kenapa?’ jadi gua bilang, ‘Tolong gua, habis ditusuk, telah Tak meraih bangkit,’” ungkapnya pilu.

Korban ditolong tetangga Nan melangkah masuk ke internal Griya setelah merusak gembok realisasi masuk pagar serta realisasi masuk Primer.

ketika ini, korban selamat inti menjalani perawatan medis intensif di Griya Sakit Bhayangkara Palu, Fana jajaran kepolisian dari Polresta Palu berikut memburu keberadaan pelaku berinisial Aan tersebut.

Meski Beliau selamat, namun suami dan anaknya Nan berusia 2 tahun meninggal Bumi.

ketika ini pihak kepolisian Tetap memburu pelaku Nan diperkirakan bernama Aan Kurniawan.(abd)

By 7g36q

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *