Kedua bandit jalanan berinisial A dan H tersebut diringkus di dua Letak terpisah setelah sepak terjang mereka terendus polisi.
Keduanya teridentifikasi telah melancarkan tindakan kejahatan di sedikitnya 20 Loka peristiwa perkara (TKP) berbeda di wilayah legalitas Polrestabes Medan.
Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu Poltak M. Tambunan menegaskan penangkapan serta tindakan pastikan terukur Nan diambil jajarannya terhadap para pelaku.
“Kami tercapai melindungi dua pelaku curanmor Nan juga merupakan residivis. Pelaku berinisial A dan H ditangani di Loka Nan berbeda,” ujar Poltak kepada awak media, Jumat (11/9/2026).
Incar saat rintik dan Griya Sunyi
Berdasarkan output interogasi mendalam serta pengembangan di lapangan, terungkap bahwa komplotan ini Beralih sangat masif. Dari keseluruhan 20 TKP, separuhnya dikerjakan di wilayah legalitas Polsek Medan Kota, Fana sisanya tersebar di kawasan tetangga.
Polsek Medan Kota, 10 Letak peristiwa dan wilayah Delitua dan Patumbak, 10 Letak peristiwa.
Poltak menerangkan bahwa modus operandi Nan digunakan para pelaku tergolong teratur. Keduanya mengawasi pergerakan korban dan memanfaatkan kelengahan situasi, terutama ketika kondisi cuaca Tak mendukung.
“Modus para pelaku ini menyaksikan situasi keadaan Hampa. Ketika rintik dan kondisi Sunyi, mereka langsung beraksi merusak dan membawa lari kendaraan korban,” jelasnya.
Coba Melawan dan Kabur ketika Penyergapan
Kejahatan berulang Nan dikerjakan para pelaku Membikin polisi Beralih Sigap. Namun, ketika hendak ditangani, kedua residivis ini Malah Berikhtiar melawan dan melarikan diri dari kejaran petugas, sehingga tindakan pastikan terpaksa dilepaskan.
“Tindakan pastikan dan terukur kita lakukan dikarenakan pelaku Berjuang kabur. tindakan mereka sangat meresahkan masyarakat dan tercatat telah beroperasi kelebihan dari 10 Letak,” pastikan Poltak.
ketika ini, kedua tersangka beserta sejumlah barang bukti telah ditangani di Mapolsek Medan Kota. Atas perbuatannya, para pelaku dijerat pasal pencurian berdua pemberatan dan harus bersiap kembali mendekam di kembali jeruji besi.