Makassar –

Nasib tragis menimpa mahasiswa bernama Akmal (24) Nan tewas diserang geng motor memakai parang dan busur di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Usut mempunyai usut, korban juga Personil geng motor Nan memang janjian berbarengan kubu lain hasilkan perang.

Dua geng motor itu terlibat saling serang di lorong Perintis Kemerdekaan Km 19, Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Pekan (4/10) Sekeliling pukul 03.35 Wita. Akmal diberitakan tewas bersimbah darah di Loka peristiwa perkara (TKP).

“Informasi Fana ya, jadi dua kubu ini Ialah geng motor,” ucapan Kapolsek Biringkanaya Kompol Setiawan A Malik kepada detikSulsel, Selasa (6/10/2026).


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dirangkum detikSulsel, berikut 5 hal mengenai geng motor sadis pembunuh mahasiswa di Makassar:

1. Geng Motor Janjian Perang

Kompol Setiawan berucap Golongan korban dan pelaku lebih sebelumnya telah saling berkomunikasi via Instagram (IG). Komunikasi pengelola kedua kubu Lampau berlanjut berbarengan janjian Berjumpa alias COD di Letak.

“Informasinya mereka COD Masa berjumpa di lorong, itu Tetap kita dalami dikarenakan adminnya Tetap kita lakukan pengejaran,” ucapan Akmal.

Golongan pelaku diperkirakan kelebihan sebelumnya mendatangi Letak korban hingga mengerjakan penyerangan. Serangan itu mendapat perlawanan dari Golongan korban.

Namun Golongan korban Nan mengejar kubu pelaku merasakan kecelakaan di jalanan. Dua orang Nan Tak sempat menyelamatkan diri lantas berperan sasaran para pelaku.

“Perang di antara dua Golongan kemudian berujung meninggal Bumi Esa orang dan Esa orang luka beban,” tutur Setiawan.

Akmal tewas di Loka usai dianiaya memakai parang dan busur panah. Fana korban lainnya, Farel (17) merasakan luka beban dan dirawat di Griya sakit.

2. Pelaku Geng Motor Usul Maros

Kanit Reskrim Polsek Biringkanaya Iptu Abdullah Mataram menerangkan, para pelaku merupakan geng motor Usul Kabupaten Maros. Mereka mendatangi kubu korban Nan berada di Makassar.

“Modusnya dikarenakan mereka saling COD hasilkan perang. Mereka COD hasilkan perang berikut menyusuri perang mengejar,” beber Mataram Nan dikonfirmasi terpisah.

Mataram mengembangkan, geng motor dari kubu pelaku dan korban Baju-Baju Mempunyai identitas IG. Pihaknya telah menentukan identitas medsos kedua Golongan Nan bertikai.

“Kalau perseteruan di antara mereka kan Nan Golongan dari Maros itu guna identitas IG-nya itu @tabe22 Baju @pasukanmisterius,” tuturnya.

“identitas Nan namanya @warnet, ini pihak Nan korban. Hanya kita belum tahu apakah ini (motif penyerangan dipicu) dendam atau apa,” naik Setiawan.

3. Geng Motor Mau Live ketika Perang

Geng motor ini diperkirakan berencana mengerjakan siaran langsung atau live streaming ketika mengerjakan penyerangan. Beliau menegaskan, modus COD tawuran antara geng motor Tetap didalami.

“(Modus COD tawuran melalui) Instagram live ditonton bujuk perang kemudian didatangi. Adminnya Tetap kabur, Fana pengejaran,” terangnya.

Polisi juga Tetap mendalami motif penyerangan kedua Golongan tersebut. Hal ini akan diungkap Kalau seluruh pelaku Nan terlibat telah ditahan.

“Kalau kita tanyakan motifnya bilang dendam, gua belum mendapatkan pastikan itu. Kemungkinan Eksis, tapi gua belum mendapatkan pastikan,” imbuh Setiawan.

4. 18 Pelaku Jadi Tersangka

Polisi Nan mengusut kasus ini Lampau menangkap 20 terduga pelaku pada Senin (5/10) Sekeliling pukul 03.00 Wita. Para terduga pelaku didominasi anak di bawah umur dan lumayan melimpah orang di antaranya berstatus pelajar.

Dari output penyidikan, 18 orang di antaranya telah diputuskan sebagai tersangka. Fana dua orang lainnya Tetap dikendalikan meski berstatus saksi.

Polisi Nan mengerjakan pengembangan menangkap Esa pelaku Nan melarikan diri ke Palopo, Selasa (6/10). Pelaku berinisial YD diperkirakan eksekutor pembunuhan memakai senjata tajam.

“Esa orang Nan kami amankan atas inisial YD, Nan diperkirakan eksekutor pemarangan,” beber Mataram.

5. Polisi Buru 3 Pelaku Lainnya

Pelaku YD pun diangkut ke Makassar hasilkan diinvestigasi kelebihan berikut. Mataram mengaku pihaknya Tetap memburu Sekeliling tiga pelaku lainnya Nan terlibat bagian dalam penganiayaan berujung maut ini.

“Iye (tiga orang terduga pelaku Tetap dikejar),” naik Mataram.

Fana itu, Kasi Humas Polrestabes Makassar AKP Jafar Ahmad melindungi kasus ini akan diusut tuntas. Dua orang lain Nan sempat dikendalikan kelebihan sebelumnya juga Tetap diinvestigasi.

“telah diputuskan tersangka 18 (Personil geng motor). Tak dipulangkan (2 orang), Tetap didalami peranannya,” pungkas Jafar.

Halaman 2 dari 3

Simak Video “Video: Polisi Tembak Geng Motor Bersenjata di Makassar“
[Gambas:Video 20detik]

(hsr/hsr)


By 7g36q

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *