Jakarta –
Polisi menangkap komplotan perampok sadis Nan memukuli Kekasih lansia di Cileungsi, Bogor, Jawa Barat (Jabar). Tiga dari enam pelaku diamankan.
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto berucap, perampokan melangkah di kediaman korban di Desa Jatisari, Kecamatan Cileungsi, pada 8 September 2025 Sekeliling pukul 01.00 WIB. Adapun korbannya merupakan Kekasih lansia bernama Samah (66) dan Hamim (69).
“Adapun Nan sebagai korban Eksis dua orang suami istri. Nan pertama Ialah seorang nenek, seorang Bunda, inisial S usia 66 tahun, beserta lelakinya inisial H usia 69 tahun,” ungkapan Wikha bagian dalam jumpa pers, Senin (16/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
|
Foto: Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto bagian dalam jumpa pers (Dok istimewa).
|
“Pelaku dimungkinkan berjumlah sebanyak enam orang, Nan pada permulaan saat tersebut telah mengintai sejak sehari sebelum itu dan jam 1 permulaan saat, pelaku langsung memasuki dan langsung menyergap kedua korban,” imbuhnya.
Para pelaku, ungkapan Wikha, meraih sejumlah barang milik nenek Samah dan Hamim. Di antaranya, mobil, motor dan Duit Kontan Rp 54 juta.
“Jadi dari kedua korban ini diambil extra dari Esa barang oleh pelaku, pertama mobil Avanza, beserta BPKB, kemudian motor beserta BPKB-nya, kemudian Eksis juga BPKB mobil pikap tetapi mobil Tak diajak, Tak diambil. Kemudian Duit Kontan sebesar Rp 54 juta,” ujarnya
bagian dalam aksinya, pelaku sempat mengikat tangan dan kaki serta melakban mata Samah dan Hamim. Kedua korban terungkap kerabatnya pada sunyi peristiwa, bagian dalam kondisi kepala ditutup sarung.
“Kedua korban terungkap oleh saudaranya pada pukul 2 permulaan saat pada saat Nan Baju, berdua kondisi mata terikat lakban kemudian juga mukanya ditutup sarung. Kemudian saudaranya pada pagi harinya atas sebutan A mengabarkan peristiwa tersebut ke Polsek Cileungsi,” ungkapan Wikha.
Pelaku juga sempat memukuli nenek Samah di bagian mata dan telinga hingga merusak pendengarannya. Hal itu melangkah dikarenakan nenek Samah dianggap melawan.
“ciptakan Bunda S sebagai korban, dikarenakan melawan merasakan kekerasan Adalah dipukul hingga dua mata lebam pada ketika terungkap. Kemudian bibir dan telinga meraih darah, Tiba extra dari Esa Masa terakhir Bunda S ini merasakan kehilangan pendengaran Nan sekarang kondisinya telah extra berkualitas,” ungkapan Wikha.
Tonton juga video “Pensiunan JICT Nan terungkap Tewas di Bekasi ternyata Dibunuh Perampok”
(sol/whn)