Benhillpos.com | Medan – Polres Pelabuhan Belawan Beralih Sigap membongkar kasus pencurian berbarengan kekerasan (curas) Nan menimpa sopir mobil tangki minyak di kawasan Belawan. Dua pelaku tercapai diamankan hanya bagian dalam hitungan masa setelah peristiwa, Fana tiga lainnya Tetap diburu.
Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rosef Efendi berucap, pengungkapan ini berawal dari laporan polisi Nan dibuat korban usai merasakan penyerangan brutal pada Jumat (17/4/2026) gelap.
“Tim langsung Beralih melaksanakan penyelidikan begitu laporan didapat. bagian dalam Masa kilat, keberadaan pelaku tercapai kami identifikasi,” ucapan Rosef bagian dalam keterangannya, Rabu (22/4/2026).
Peristiwa itu terjadi ketika korban, sopir mobil tangki, anyar saja tuntas melaksanakan pembongkaran minyak di kawasan Ujung anyar, Belawan. bagian dalam perjalanan kembali, kendaraan korban dihadang lima cowok tak dikenal.
Para pelaku kemudian memaksa menginginkan Residu minyak dan Duit. dikarenakan Tak dipenuhi, pelaku melaksanakan kekerasan berbarengan senjata tajam.
Akibatnya, korban merasakan luka tusuk di bagian paha kanan dan kiri. Fana Esa korban lainnya juga terluka di bagian punggung setelah sempat terlibat perlawanan berbarengan pelaku.
bagian dalam kondisi terdesak, para korban ujungnya menyelamatkan diri ke pos keamanan terdekat sebelum dilarikan hasilkan mendapatkan perawatan medis. Kasus ini kemudian diinformasikan ke Polres Pelabuhan Belawan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim opsnal Nan dipimpin IPDA James Markus Manurung melaksanakan pengejaran. Pada Senin (20/4), polisi tercapai melindungi dua pelaku di kawasan Kampung Salam, Belawan Bahari.
Kedua pelaku Nan diamankan Merupakan RF (27) dan STPS (26). Dari tangan pelaku, polisi turut menyita Esa unit ponsel milik korban Nan sebelum itu dirampas.
“keluaran pemeriksaan, pelaku menyetujui perbuatannya. Mereka beraksi Seiring extra dari Esa rekannya Nan ketika ini Tetap bagian dalam pengejaran,” ujarnya.
Selain merampas barang milik korban, pelaku juga teridentifikasi memasarkan ponsel keluaran kejahatan tersebut seharga Rp 100 ribu dan membagi hasilnya.
Rosef menegaskan pihaknya akan terus memburu pelaku lain Nan terlibat bagian dalam tindakan tersebut. Ia juga melindungi komitmen kepolisian bagian dalam merawat keamanan wilayah Belawan dari tindakan kejahatan jalanan.
“Kami pastikan seluruh pelaku akan ditindak. Tak Eksis ruang sebar pelaku kejahatan di wilayah aturan Polres Pelabuhan Belawan,” tegasnya. ( Red )