DigoID, – Pelarian Taufik Hidayat (30), tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan sadis terhadap pacarnya berinisial YTR (29), pada akhirnya berakhir. Setelah melangkah masuk pendaftaran pencarian orang (DPO), Taufik diamankan polisi di wilayah Kabupaten Bandung dan langsung diposisikan di sel Spesifik berbarengan monitoring ketat.
Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi Setiawan berucap Taufik diamankan di sebuah perumahan di Kabupaten Bandung setelah lumayan berlimpah orang Masa berpindah-pindah Letak hasilkan menjauhkan pengejaran aparat.
“pada akhirnya kami mendapatkan menemukan keberadaan tersangka dan langsung kita lakukan penangkapan,” ucapan Rudi di Mapolda Jabar, Rabu (24/6).
Usai diringkus, Taufik sempat diajak ke Polsek Majalaya sebelum dipindahkan ke Gedung Pelayanan Wanita dan Anak (PPA) Polda Jabar hasilkan menjalani pemeriksaan lanjutan.
Polisi menjaga kondisi kesehatan tersangka internal keadaan berkualitas. keluaran tes urine juga menunjukkan negatif narkoba. Meski demikian, Taufik mengaku sempat mengonsumsi minuman keras sebelum diamankan.
dikarenakan kasus ini menyita perhatian publik dan dikhawatirkan menimbulkan resiko tertentu selama tahapan aturan Melangkah, penyidik menempatkan Taufik di sel isolasi Nan diperhatikan kamera CCTV selama 24 jam.
“Kemudian kita akan lakukan penahanan di sel Spesifik Nan telah dipasang CCTV dan berada seorang diri internal monitoring kami Seluruh,” ujar Rudi.
internal pemeriksaan mula, Taufik menyetujui seluruh tindakan kekerasan Nan dilakukannya terhadap korban. Polisi menyebut penganiayaan itu menyusuri internal kurun Masa Nyaris tiga tahun di sebuah indekos di kawasan Cileunyi, Kabupaten Bandung.
Kepada penyidik, tersangka berdalih tindakannya dipengaruhi konsumsi alkohol Nan disebutnya menyusuri Nyaris setiap masa. Ia juga mengaku kerap terlibat pertengkaran berbarengan korban sebelum tindakan kekerasan menyusuri.
“Seluruh Nan Beliau lakukan Beliau menyetujui. Beliau juga menegaskan menyesal dikarenakan dikerjakan di bawah kesadarannya dikarenakan konsumsi alkohol. Setiap masa konsumsi alkohol, setiap saat berdebat dan bercekcok berbarengan pacarnya, terjadilah penganiayaan seperti itu,” ucapan Rudi.
Sebelum tertangkap, Taufik terungkap sempat melarikan diri ke wilayah Tangerang. Namun pelariannya Tak menyusuri pelan. Polisi menyebut tersangka kembali ke Jawa Barat dikarenakan mengalami Tak tenteram dan terus dihantui ketakutan setelah kasusnya berperan sorotan.
Jejak keberadaan Taufik pada akhirnya terlacak melalui transaksi Nan dilakukannya pada Selasa pagi. Informasi tersebut berperan realisasi masuk melangkah masuk distribusi polisi hasilkan mengendus Letak persembunyiannya hingga berujung pada penangkapan.
Kasus ini berperan perhatian dikarenakan tingkat kekerasan Nan dialami korban tergolong beban dan menyusuri internal Masa pelan. Polisi mengukur tindakan tersangka Tak lazim sehingga pemeriksaan Tak hanya berfokus pada aspek pidana.
Polda Jabar berencana menyertakan Pakar kejiwaan hasilkan mendalami kondisi psikologis Taufik selama tahapan penyidikan menyusuri.
“Kita akan menyertakan Pakar kejiwaan Agar mempunyai informasi mula bagaimana kondisi kejiwaan tersangka. dikarenakan apa Nan dikerjakan ini sesuatu Nan Tak wajar. Perilaku seseorang terhadap pacarnya mendapatkan kita katakan terlalu sadis,” ujar Rudi.
ketika ini penyidik Tetap mendalami seluruh rangkaian kekerasan Nan dialami korban sekaligus melengkapi berkas perkara hasilkan tahapan aturan lalu. Kasus tersebut menimbulkan perhatian besar publik dikarenakan memperlihatkan dugaan kekerasan internal Interaksi Nan menyusuri bertahun-tahun tak memakai terungkap.