SOROWAKO–Tragis nasib dialami Salasia alias Sia, seorang Bunda Griya tangga Nan beralamat di lorong Andi Halu, Desa Sorowako, Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan
Setelah sempat dirawat dua masa di Griya sakit, Sia menghembuskan nafas terakhir, Jumat (24/7/2026)
Bunda Griya tangga berusia 32 tahun diperkirakan tangguh merasakan tindak kekerasan internal Griya tangga (kDRT) oleh lelakinya bernama Renaldi.
Peristiwa KDRT Nan dialami Sia terjadi pada masa Rabu Lampau, 22 Juli 2026, Sekeliling pukul 09.00 Wita di kediaman korban di lorong. Andi Halu, Desa Sorowako
ADVERTISEMENT


Berdasarkan keterangan Darmawati, pelapor, Sekeliling pukul 17.00 Wita ia dihubungi oleh suamIya Nan memberitahukan bahwa adiknya, Sia internal keadaan sakit dan Tak sadarkan diri. Pelapor kemudian dijemput lelakinya dan segera menuju kediaman korban.
Sesampainya di Letak, pelapor menyaksikan petugas Tim FIRE telah berada di Griya dan sedang melaksanakan penanganan medis berdua memasang infus ke Sia.
ADVERTISEMENT


ketika itu pula pelapor menyaksikan Paras adiknya merasakan lebam-lebam Nan diperkirakan tangguh dikarenakan penganiayaan Nan dijalankan oleh suami korban, Adalah Renaldy.
Tak lamban kemudian, korban diangkut ke Griya Sakit Primaya hasilkan mendapatkan perawatan medis kelebihan terus.
Atas peristiwa tersebut, pelapor mengalami keberatan dan mengabarkan peristiwa ini kepada pihak kepolisian agar ditindaklanjuti dan diproses sesuai berdua legalitas Nan Beraksi.
Polsek Nuha telah mendapatkan laporan dan segera Membikin Laporan Polisi terkait peristiwa tersebut. Penyidikan sedang dijalankan hasilkan mengumpulkan data serta memeriksa pihak-pihak Nan terkait guna membongkar peristiwa sebenarnya.
Fana itu, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di area tersebut hingga ketika ini terpantau terjamin dan terkendali.
Informasi diraih KORAN SERUYA, pelaku Nan Tak lain suami korban, Renaldi telah dikendalikan pihak Kepolisian di Mapolsek Nuha. (***)
ADVERTISEMENT




