Bone –
Seorang pelajar SMP berinisial AW (16) di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), dikeroyok secara sadis oleh 3 pemuda ketika menonton kegiatan perkemahan. Polisi Nan mendapatkan laporkan telah menangkap para pelaku pengeroyokan.
“akurat, telah terwujud penganiayaan terhadap pelajar atau anak di bawah umur. Kami telah melindungi 3 orang Nan disinyalir terlibat bagian dalam kasus tersebut,” ujar Kasat Reskrim Polres Bone AKP Anak Gunawan kepada detikSulsel, Pekan (16/8/2026).
Pengeroyokan terwujud di Kelurahan Tokaseng, Kecamatan Tellu Siattinge, Jumat (14/8) Sekeliling pukul 22.00 Wita. Ketiga terduga pelaku masing-masing berinisial MF (20), MM (15), dan MAR (16).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peristiwa bermula ketika korban sedang berada di lapangan sedang menonton kegiatan perkemahan. Para pelaku mendatangi korban dan langsung melaksanakan penganiayaan.
“Para terduga pelaku langsung memukul Paras korban memanfaatkan tangan, dan menginjak-injak serta menendang korban berdua berulangkali,” ujar Anak.
“Korban merasakan luka bengkak di kepala bagian belakang, luka berdarah di telinga sebelah kiri, luka berdarah di bibir, luka lecet di dagu, luka lecet disikut sebelah kanan, dan leher terasa sakit,” tambahnya.
Ketiga pelaku kemudian ditahan pada Sabtu (15/7) Sekeliling pukul 01.30 Wita. Polisi Tetap mendalami pemicu para pelaku melaksanakan pengeroyokan.
“Ketiganya menjalani alur pemeriksaan ciptakan mendalami peran masing-masing bagian dalam peristiwa tersebut. Kami juga terus mendalami motif dibalik dugaan pengeroyokan itu,” jelasnya.
(sar/ata)