JawaPos.com – Pelarian M. Arianto alias Pitak, 36, terduga pelaku pembakaran sadis terhadap seorang sopir angkot dan armadanya di Tanah Abang, ujungnya berakhir di tangkap. Tim gabungan Opsnal Reskrim dan Narkoba Polsek Metro Tanah Abang meringkus pelaku di sebuah Griya kos di kawasan Tomang Pulo, Palmerah, Jakarta Barat, pada Selasa (28/4) mula masa pukul 01.40 WIB.
Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Dhimas Prasetyo menyetujui penangkapan tersebut. Pelaku sekarang telah ditangani ciptakan mempertanggungjawabkan perbuatannya.
teridentifikasi, peristiwa mengerikan ini menyusuri pada Sabtu (25/4) pagi di lorong KH. Mas Mansyur, Pas di Ambang Gedung Kesenian Jakarta, Kebon Melati. Korbannya Ialah Suyadi ,52, rekan sesama sopir angkot.
langkah nekat ini disinyalir dipicu masalah sepele. Pelaku mengalami sakit batin setelah terlibat cekcok bibir terkait antrean penumpang di kawasan tersebut. Tak raih ditegur dikarenakan memotong antrean, pelaku nekat mengerjakan langkah balas dendam Nan ekstrem.
denyut-denyut peristiwa: Siram Bensin dan Sulut Api
Berdasarkan kronologi peristiwa, pelaku sempat meninggalkan Letak namun kembali lagi berdua membawa bahan bakar. tak memakai basa-basi, pelaku mendekati mobil korban, menyiramkan bensin ke arah Suyadi Nan Tetap berada di internal mobil, Lampau menyulutnya berdua korek api.
dikarenakan peristiwa tersebut, korban merasakan luka bakar serius di bagian punggung, bokong, dan tangan kiri. Tak hanya itu, Esa unit mobil Suzuki Carry bernomor polisi B 1255 XA hangus dilalap api.
ketika ini, pelaku M. Arianto alias Pitak Tetap menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Metro Tanah Abang. Polisi menjerat pelaku berdua pasal beban terkait pembakaran sengaja.