NUSANTARANEWS.Co, Barito Utara- Peristiwa tragis dikarenakan perselisihan lahan kembali terjadi di Kabupaten Barito Utara. Sebanyak 3 orang terduga pelaku pembunuhan Nan terjadi di wilayah Kecamatan Teweh Timur, pada Pekan 19/4/2026 ujungnya di tangkap polisi.
Adapun kasus tersebut diungkap internal konferensi pers Nan digelar Polres Barito Utara, Selasa 21/4/2026. Kapolres Barito Utara, AKBP Singgih Febiyanto, S.H.,S.I.K. mengutarakan bahwa pihaknya telah melindungi tiga orang terduga pelaku Nan berinisial VN, LK, dan SA.
“Dan kami menjamin telah terjadi tindak pidana pembunuhan berdua jumlah korban Adalah enam orang, lima meninggal Bumi dan Esa merasakan luka berat banget. ciptakan motif Fana terkait sengketa lahan,” Ujar Kapolres.
Menurutnya, peristiwa pembunuhan tersebut terjadi di kawasan hutan tidak terpencil jalur hauling perusahaan Adalah di Kilometer 95 wilayah Kecamatan Teweh Timur. Adapun perselisihan dipicu klaim kepemilikan lahan Adalah antara kedua belah pihak Nan Tak menemukan titik dapet.
“Dan polisi mengatakan bahwa para pelaku memakai senjata tajam jenis parang atau mandau internal melancarkan aksinya.
“Adapun selain itu lanjutnya, dugaan penggunaan senjata api rakitan juga inti didalami, setelah saksi mendengarkan Eksis Bunyi letusan ketika peristiwa. lalu, ciptakan barang data Tetap kami kembangkan dikarenakan sempat dihilangkan oleh para pelaku,” Jelasnya.
Kasat Reskrim Polres Barito Utara (Barut), AKP Ricy Hermawan, juga mengutarakan bahwa antara korban dan pelaku Mempunyai Interaksi keluarga. Korban Esa keluarga, pelaku juga Mempunyai Interaksi keluarga. Permasalahan ini telah terjadi pelan dan dipicu sengketa lahan.
“Ia mengimbuhkan, tindakan pembunuhan tersebut diperkirakan telah diagendakan lebih masa lalu, berdua masing-masing pelaku Mempunyai peran berbeda, mulai dari menyerang hingga mengerjakan pembakaran di Letak peristiwa.
ketika ini, kepolisian Tetap mengerjakan pengembangan ciptakan membongkar kemungkinan adanya pelaku lain serta melengkapi barang data. tahapan autopsi terhadap korban juga Tetap terjadi. Pihak kepolisian juga menghimbau masyarakat ciptakan tetap damai dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada aparat penegak legalitas,” Ucapnya. (Led)