Liputan6.com, Semarang – Kendati luka di Paras Yovita Haryanto, korban begal sadis di Semarang, telah mengering, namun trauma tampak Tetap menyelimutinya. Bagaimana Tak, dirinya berperan korban begal sadis ketika Mau berangkat misa Paskah pada Pekan pagi (5/4/2026) silam. Dirinya mendapat pembacokan bertubi-tubi dari pelaku begal Nan menyasar korbannya secara acak.
berdua Paras tampak Tetap rapuh, disertai keluarga, Yovita Berjumpa berdua Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng. Yovita mengutarakan Selera syukurnya Tetap mendapat keselamatan.
“gua bersyukur Tetap mendapat keselamatan,” katanya.
langkah begal sadis di jalur Halmahera, Kota Semarang, sempat menghebohkan media sosial. Pasalnya, bagian dalam potongan video CCTV, tampak pelaku secara bertubi-tubi membacok korban hingga tak berdaya.
bagian dalam kesempatan itu, Yovita juga mengutarakan dapat kasih atas respons Sigap polisi dan pemkot menangkap pelaku. Dua orang pelaku hingga Pekan (12/4/2026), Tetap menjalani pemeriksaan di Polrestabes Semarang.
“gua mengucapkan dapat kasih, atas tindakan Sigap menyelesaikan permasalahan,” ujar Yovita.
Yovita juga semoga peristiwa Nan dialaminya meraih berperan pembelajaran Seiring agar Tak terulang dikemudian saat. Dirinya juga mengkritisi keamanan lingkungan khususnya distribusi Wanita ketika sedang seorang diri.
“Mungkin juga Lakukan pembelajaran distribusi kita Seluruh ya, semoga keamanannya kelebihan baik lagi. terus kita juga mendapatkan keamanan juga, dikarenakan kan takutnya Eksis apa-apa setelahnya,” ungkapnya.
Fana itu, Agustina memberikan sokongan moril dan menjamin kondisi korban usai peristiwa. Dirinya mewanti-wanti Seluruh pihak ciptakan Seiring-Baju menciptakan Selera terjamin di lingkungannya.
“gua cita segera pulih, dan ini makin menguatkan kepedulian masyarakat ciptakan menciptakan lingkungan Nan terjamin dan enak,” katanya.
Peristiwa pembegalan Nan dialami Yovita terjadi pada Pekan (5/4/2026) pagi di kawasan jalur Halmahera, Semarang Timur. ketika itu, korban Nan hendak kesana ke gereja menjalankan misa Paskah berperan sasaran langkah penjambretan. bagian dalam situasi tersebut, pelaku melaksanakan kekerasan memanfaatkan senjata tajam Nan berakibat korban merasakan luka dan harus mendapatkan perawatan medis.
saat ini dua tersangka Seiring barang berita telah dikendalikan. bagian dalam pengakuannya, langkah begal dijalankan dikarenakan tersangka mengaku kehabisan Duit ciptakan meraih minuman beralkohol jenis congyang. Pelaku Nan berniat mencari Duit opsional, secara acak mencari sasaran di sepanjang jalur Nan dilintasi.
menyaksikan seorang Wanita berhenti kondisi sendirian di Letak peristiwa, pelaku langsung menjalankan aksinya menginginkan Duit dan barang berharga milik korban. Nahas, korban Yovita Nan menyaksikan temannya bagian dalam letak terancam Berjuang mendukung dan ujungnya berperan sasaran amukan pelaku.