Lumajang,- Muhammad Taufik Hidayat, Penduduk Desa Sumbersuko, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, sebagai korban pencurian berbarengan kekerasan (begal) di jalur Lintas Selatan (JLS), Desa Wotgalih, Kecamatan Yosowilangun, Pekan (26/4/26) gelap.

Peristiwa bermula ketika korban mengejar pesta minuman keras di Desa Pandanarum, Kecamatan Tempeh. Seusai pesta, korban menginginkan diantar kembali dikarenakan Tak hafal jalur.

Namun alih-alih diantar kembali, korban Malah diangkut berputar oleh ketiga orang tersebut hingga menuju kawasan jalur Lintas Selatan (JLS), Desa Wotgalih, Kecamatan Yosowilangun.

Di Letak itu, situasi berubah sebagai mencekam. Taufik mengaku sempat dipukuli hingga merasakan mual dan muntah.

Tak berhenti di situ, korban kemudian didorong dari atas jembatan ke aliran Sungai Maleman hingga tercebur.

“Saya muntah-muntah berikut dipukuli, Lampau didorong ke sungai dari jembatan,” ungkapan Taufik ketika ditemui di rumahnya, Senin (27/4/26) cahaya.

bagian dalam kondisi terluka dan lembab, korban Berjuang menyelamatkan diri berbarengan berenang ke tepi sungai. Seorang nelayan Nan berada di Sekeliling Letak peristiwa, Lampau menolong dan mengantarkannya kembali ke Griya.

dikarenakan peristiwa itu, korban merasakan luka robek di bagian kepala Nan disinyalir dikarenakan pukulan memakai key sepeda motor oleh pelaku.

Fana sepeda motor milik korban diangkut kabur oleh ketiga pelaku. Pasca peristiwa, korban melapor ke pihak berwajib.

Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto menyebut, ketika ini pihak kepolisian Tetap melaksanakan penyelidikan ciptakan menetapkan dan mengejar para pelaku.

“Betul telah kami dapat laporannya, ketika ini Tetap dijalankan penyelidikan oleh Satreskrim Polres Lumajang,” cerah Suprapto. (*)

Editor: Mohammad S

By 7g36q

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *