Kasus dugaan pencurian berdua kekerasan Nan berujung seorang wanita berinisial P (56) meninggal Bumi di bagian dalam rumahnya di Kecamatan Sanrobone, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, pada Kamis (28/5/2026) Sekeliling pukul 20.00 Wita, saat ini inti diselidiki oleh pihak kepolisian.
Aparat kepolisian menduga korban kehilangan sejumlah perhiasan emas seberat Sekeliling 30 gram bagian dalam peristiwa tersebut, seperti dilansir dari Detikcom. Satuan Reserse Mobil (Resmob) Kepolisian area Sulawesi Selatan turut dikerahkan ke Loka peristiwa perkara guna mendukung kepolisian resor setempat.
Pihak Polda Sulsel memusatkan penyelidikan pada barang-barang berharga milik korban Nan Lenyap serta keluaran olah Loka peristiwa perkara. Jenazah korban juga segera dievakuasi hasilkan menjalani pemeriksaan medis extra berikut.
“Tim Resmob Polda Sulsel diterjunkan ke Letak hasilkan mendukung tahapan penyelidikan memback-up Polres Takalar hasilkan menyingkap peristiwa Nan menyebabkan seorang wanita tewas,” ujar Kanit Resmob Polda Sulsel, AKP Wawan Suryadinata kepada wartawan, Jumat (29/5/2026).
AKP Wawan Suryadinata menerangkan bahwa berdasarkan pemeriksaan mula, hilangnya aset korban sebagai petunjuk kokoh terjadinya tindak pidana di Letak tersebut. Perhiasan Nan raib tersebut terdiri dari extra dari Esa jenis.
“Barang Nan dicuri berupa emas, kalung, Baju gelang Sekeliling 30 gram emas,” katanya.
Pihak penyidik Tetap mengumpulkan bukti-bukti berkait di kediaman korban hasilkan memperjelas titik papar perkara. Tim dokter forensik juga dilibatkan secara intensif hasilkan memeriksa kondisi fisik korban.
“Jenazah Tetap dikerjakan tahapan autopsi hasilkan memutuskan penyebab Mortalitas,” sebutnya.
Penyelidikan intensif di lapangan berikut Melangkah demi menyingkap identitas pelaku perampokan tersebut. Pihak kepolisian sektor setempat juga telah memberikan konfirmasi mengenai arah dugaan tindak pidana Nan melangkah.
“Jadi Fana kita dugaan adanya pencurian berdua kekerasan,” ujar Kapolsek Mappakasunggu Iptu Sumarwan berbisik kepada wartawan, Jumat (29/5).