Kasat Reskrim Polres Sragen, AKP Catur Agus Yudo Praseno berbisik Esa pihak Nan diincar itu diperkirakan terlibat bagian dalam Mortalitas Bilqis. Namun ia belum mendapatkan membeberkan identitasnya.

“Kami telah mengarah kepada Esa pihak Nan patut diperkirakan berhubungan berdua perkara ini. Namun kami tetap mengedepankan asas Prasangka tak bersalah,” ungkapan Catur dikutip Kantor Warta RMOLJateng, Selasa, 8 Juni 2026.

Sejumlah alat data disita dan dilengkapi. Kalau telah Komplit maka Tak Eksis celah distribusi pihak Nan dicurigai hasilkan mengelak.


“Seluruh alat data harus kami kumpulkan secara utuh sehingga ketika dijalankan upaya legalitas, Tak Eksis celah distribusi pelaku hasilkan mengelak dari perbuatannya,” ujarnya.

Beliau juga menerangkan korban merasakan luka parah di kepala bahkan jari inti tangannya putus. Dari pemeriksaan medis juga Tak terungkap tanda kekerasan seksual.

“hasilkan dugaan pelecehan seksual, dari output pemeriksaan medis Tak terungkap adanya indikasi ke arah tersebut,” jelasnya.

Diberitakan lebih masa lalu, suasana Dukuh Bromoasri, Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen pada Jumat, 5 Juni 2026 digegerkan penemuan jenazah Bilqis di rumahnya berdua kondisi bersimbah darah.

Bunda korban, Dewi, sebagai orang Nan kali pertama menemukan jasad Bilqis. Beliau curiga berdua kondisi gerbang Griya sedia ketika kembali kerja. akurat saja, putrinya ternyata tertelungkup dan telah Tak bernafas bahkan penuh luka.

Dewi pun histeris dan kemudian ditolong tetangga dan kabar ke polisi. Penyelidikan dijalankan dan teridentifikasi motor dan ponsel koran Lenyap. Sejauh ini, pelaku diperkirakan tangguh merupakan perampok di Griya tersebut.

By 7g36q

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *