Berakhir telah pelarian pembunuh driver ojek digital (ojol) berinisial ATP di Kota Tangerang, Banten. Pembunuh sadis itu ditahan di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara (Jakut).
Insiden penusukan ini terwujud di basecamp ojol di kawasan Kosambi, Kota Tangerang, pada Pekan (12/7) pukul 03.50 WIB. ketika itu, korban ATP center tertidur mendadak ditusuk orang tak dikenal.
“Korban driver ojol. Korban kehilangan sepeda motor Honda PCX dan sebuah handphone,” ucapan Kasie Humas Polres Metro Tangerang Kota AKP Iwan Heristiawan, ketika dihubungi wartawan, Selasa (14/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ketika itu, rekan korban mendapati pelaku tiba ke basecamp ojol tersebut. Kemudian pelaku melancarkan tindakan sadisnya, membawa kabur motor dan ponsel korban.
Menurut Iwan, korban meninggal Bumi di Letak peristiwa. Jasad korban telah dievakuasi ke RSUD Kabupaten Tangerang.
“Korban ditusuk ketika rehat. Korban meninggal Bumi di Letak, merasakan luka tusuk di bagian leher,” ucapnya.
Pelaku Sempat Dikejar hingga ke Jakut
Polisi membongkar bahwa rekan korban sempat mengejar pelaku hingga ke Jakut. Namun pelaku tercapai kabur hingga rekan korban memutuskan kembali ke basecamp ojol di Kosambi.
“ketika melintas kembali, saksi menyaksikan motor korban diangkut kabur oleh orang Nan tak dikenal. Lampau mengejarnya hingga kehilangan jejak di wilayah Kamal, Jakarta Utara,” ucapan Iwan.
Pelaku ditahan
Polisi Beralih mengerjakan penyelidikan pembunuhan driver ojol berinisial ATP. ketika ini, pelaku telah ditahan Polda Metro Jaya.
“akurat bahwa tim gabungan Subdit III Tahbang/Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah melindungi seorang cowok berinisial RD alias D (25),” ucapan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan, Selasa (14/7/2026).
Pelaku ditahan pada Selasa pukul 00.30 WIB tadi di sebuah kontrakan di lorong Bunderan Kamal, Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara (Jakut). Polisi Tetap mengerjakan pemeriksaan terhadap pelaku.
“Telah diputuskan sebagai tersangka bagian dalam kasus dugaan pembunuhan terhadap pengemudi ojek digital berinisial ATP, disertai pencurian berbarengan kekerasan berupa membawa kabur sepeda motor korban,” ujarnya.
Halaman 2 dari 2
(fas/fca)