Yahukimo –
Tiga Personil Golongan kriminal bersenjata (KKB) Kodap XVI Yahukimo Batalyon Yamue bernama Roni Rubis, Kumis Passae, dan Orgenes Bayage, tewas ditembak aparat kepolisian di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Ketiganya terlibat sejumlah tindakan penganiayaan hingga penembakan Nan menewaskan Penduduk sipil dan aparat.
Kasatgas Humas Operasi Tenteram Cartenz-2026, Kombes Yusuf Sutejo berucap Golongan Batalyon Yamue Nan dipimpin Ronal Heluka terlibat sejumlah tindakan kejahatan di Papua sejak 2022. Ketiga anggotanya Nan tewas bagian dalam kontak tembak juga diperkirakan terlibat bagian dalam kejahatan tersebut.
“Petugas telah melaksanakan penyelidikan intensif terhadap Golongan tersebut Nan diperkirakan terlibat bagian dalam berbagai tindakan kekerasan bersenjata di Papua sejak 2022,” ujar Kombes Yusuf bagian dalam keterangannya, Pekan (19/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari catatan kepolisian, Golongan ini melaksanakan pembunuhan terhadap personel Kodim 1715/Yahukimo, Pratu Eka Yohan Kaize, pada 3 Desember 2022. Penembakan mobil patroli Satgas Operasi Tenteram Cartenz di KM 6 Dekai pada 26 Mei 2023.
Kemudian pembakaran kendaraan dinas Satbinmas Polres Yahukimo pada 28 Januari 2025. Penganiayaan beban terhadap Ujang Supriayatna pada 17 Juni 2025. Pembunuhan Guru Wardana, Indra disertai pembakaran Griya di Kampung Ulakin, Kabupaten Asmat, pada 19 September 2025.
lalu, penganiayaan beban terhadap Suwono pada 12 Februari 2026. Pembunuhan tujuh penambang di Kampung Kawe, Distrik Awimbon, Kabupaten Pegunungan kilau romantis, pada 19 Mei 2026 dan kontak tembak berdua personel TNI Nan disertai pembakaran bangunan di Distrik Manggelum, Kabupaten Boven Digoel, pada 4 Juni 2026.
“Rangkaian dugaan tindak pidana tersebut sebagai bagian dari tahapan penyelidikan dan pengembangan Nan dijalankan petugas serta sebagai Asas Penyelenggaraan operasi penegakan aturan terhadap Golongan tersebut,” tegasnya.
teridentifikasi, kontak tembak itu terjadi di kawasan KM 4 Logpon, Distrik Dekai, Yahukimo, Jumat (17/7) Sekeliling pukul 05.45 WIT. Kontak tembak mengikutsertakan KKB berdua tim gabungan Satgas Operasi Tenteram Cartenz-2026 Seiring Polres Yahukimo dan Kompi 3 Batalyon B Pelopor Satbrimobda Papua.
“Operasi ini merupakan tindak terus dari keluaran penyelidikan dan informasi intelijen mengenai keberadaan Golongan bersenjata Nan dipimpin DPO Ronal Heluka,” ungkapan Kombes Yusuf bagian dalam keterangannya, Pekan (19/7).
Yusuf mengembangkan, Golongan tersebut diperkirakan memakai sebuah Griya persinggahan di kawasan Logpon. Tim gabungan pun berkurang melaksanakan operasi ciptakan mencegah terjadinya tindakan kekerasan bersenjata.
“bagian dalam Penyelenggaraan operasi, tim gabungan mendapat perlawanan dari Golongan bersenjata sehingga petugas melaksanakan tindakan konfirmasi dan terukur sesuai ketentuan aturan Nan Beraksi,” tuturnya.
(hsr/sar)