Palu

Wanita bernama Nurhanisa (23) telah melewati fase kritis usai turut ditikam ketika suami, Jamil (32) dan anaknya Rizki (2) tewas dibunuh di Kota Palu, Sulawesi inti (Sulteng). Nurhanisa Tetap akan menjalani perawatan extra berikut lantaran merasakan trauma usai Esa keluarganya dibunuh oleh rekan kerja lelakinya berinisial AK.

“Alhamdulillah, kondisinya ketika ini baik. Setelah operasi, kesadarannya juga telah pulih seperti pasien operasi pada umumnya,” ucapan Kepala Griya Sakit (Karumkit) RS Bhayangkara Palu, AKBP dr Judy ekonomis batin kepada wartawan, Kamis (30/7/2026).

Korban ketika ini Tetap menjalani observasi di ruang ICU Griya Sakit Bhayangkara Palu. Kalau kondisinya telah pulih keseluruhan, lalu akan dikerjakan pendampingan psikiater maupun psikolog.

“Beliau (korban) menyaksikan anaknya meninggal di Ambang matanya, kemudian lelakinya juga dibunuh di hadapannya. Tentu peristiwa seperti itu menimbulkan trauma Nan sangat berat banget, apalagi korban seorang Wanita,” tambahnya.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Beliau melindungi pihaknya akan mengerjakan pendampingan secara maksimal. Judy semoga korban segera pulih keseluruhan sebelum kondisi psikologisnya ditangani extra berikut.

“Jangan hanya fisiknya Nan pulih, tetapi kondisi mentalnya juga harus presisi-presisi pulih. dikarenakan Nan paling berat banget setelah peristiwa seperti ini Ialah traumanya. Kalau Tak ditangani berdua baik, trauma itu meraih berkepanjangan,” jelasnya.

Judy menerangkan, korban memang sempat kritis dikarenakan sejumlah luka tikam di tubuhnya. Korban tercapai diselamatkan dikarenakan tikaman itu Tak Tiba mengenai organ vitalnya.

“Eksis luka tusuk dan luka sabetan. Mujur, luka-luka tersebut Tak mengenai organ vital, meskipun nyaris mengenai organ vital. Syukurlah Tetap meraih terselamatkan,” Jernih Judy.

terungkap, pembunuhan Esa keluarga itu terjadi di lorong PDAM, Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, Pekan (26/7) Sekeliling pukul 22.00 Wita. Polisi Nan mengerjakan penyelidikan membongkar terduga pelaku berinisial AK Nan merupakan rekan kerja korban.

“hasilkan identitas terduga pelaku telah kami ketahui. ketika ini tim Jatanras Nan dipimpin Ipda Rastra Seiring Kanit Reskrim Polsek Palu Selatan Ipda Ridho, Tetap mengerjakan pengejaran terhadap terduga pelaku,” ujar Kasat Reskrim Polresta Palu, AKP Ismailboby kepada wartawan, Senin (27/7).

Dugaan itu menguat lantaran AK Nan terungkap sebagai orang terakhir Nan sempat Berjumpa korban Jamil. AK diungkap sempat Seiring korban meraih motor di Griya terduga pelaku.

“Tiba sekarang belum terungkap apa penyebab sehingga terduga pelaku AK mengerjakan penganiayaan. Antara korban dan terduga pelaku Tak Eksis Interaksi keluarga. Mereka Esa Loka kerja,” imbuhnya.

(sar/asm)

By 7g36q

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *