Laporan Wartawan TribunnewsDepok.com, M Rifqi Ibnumasy
Ringkasan Warta:
- Kunaefi (51) terungkap tewas mengenaskan internal karung tak memakai bagian kaki di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, pada Selasa (4/8/2026).
- Tim Resmob Polda Metro Jaya meringkus pelaku bernama Saepullah (26) di Pandeglang, Banten, pada Rabu (5/8/2026) permulaan masa.
- Polisi menerjunkan anjing pelacak K-9 ciptakan mencari potongan kaki korban Nan dibuang terpisah di aliran Kali Licin, Pancoran Mas.
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PANCORAN MAS – Kasus mutilasi teramat sadis guncang Penduduk kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, usai penemuan jasad tak utuh Nan menggegerkan publik.
Korban Nan teridentifikasi bernama Kunaefi (51) terungkap tewas mengenaskan di internal sebuah karung pada Selasa (4/8/2026) sore.
Penemuan mayat tak memakai bagian kaki tersebut langsung menimbulkan penyelidikan intensif oleh Tim Resmob Polda Metro Jaya.
lafal juga: Kerahkan Anjing Pelacak, Polisi Geledah Potongan Jasad Korban Mutilasi di Kali Licin Depok
Tak butuh Masa lamban distribusi aparat kepolisian ciptakan membongkar misteri pembunuhan keji Nan terencana ini.
Tim gabungan hasil meledakkan persembunyian pelaku, Saepullah (26), di wilayah Pandeglang, Banten, pada Rabu (5/8/2026) permulaan masa.
Katimsus 2 Resmob Polda Metro Jaya, Ipda Breggy Yesaya Imanuel, membeberkan kronologi Bengis di kembali tindakan nekat tersangka.
”ciptakan program masa ini, kami dari Subdit Resmob ciptakan menelusuri potongan kaki dari korban Nan dibuang oleh pelaku,” ujar Ipda Breggy di Letak pencarian potongan kaki korban, Kamis (6/8/2026).
Berdasarkan output pemeriksaan permulaan, pelaku sengaja membagi alur pembuangan bagian tubuh korban berperan dua tahap terpisah.
Pelaku mula-mula mengeksekusi dan memotong tubuh korban di internal Griya kontrakan, wilayah Cipayung, Kota Depok.
Jasad bagian tubuh Primer terlebih dahulu dimasukkan ke internal karung, Lampau dibuang oleh pelaku ke kawasan Tanah Merah.
Setibanya kembali di kontrakan, Saepullah memungut potongan kedua kaki korban Nan telah dibungkus rapat memakai plastik.
”memakai motor milik korban, pelaku membawa dan membuang potongan jasad kaki di Loka Nan berbeda,” ungkapnya.
Kemudian, pelaku melemparkan potongan kaki Nan terbungkus plastik tersebut ke aliran Kali Licin langsung dari atas jembatan Pancoran Mas.
Pencarian Potongan Kaki Korban