Kota Madiun –

keliru Esa Letak Nan terkait berdua pembunuhan sadis mula Hardiyanti (30) dan anaknya, Arshaka Ghafa El Faezya (4) di jalur Doho, Gang Tentrem, Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun didatangi orang secara bergiliran. Eksis Nan tampak berjarak-berjarak Hanya dikarenakan penasaran.

“Saya Rafa dari Maospati, Magetan. Penasaran aja, dikarenakan viral di TikTok pembunuhan keji,” ujar Rafa (18) kepada wartawan di Letak, Selasa (27/10/2026).

Rafa berjarak-berjarak dari Magetan bersepeda Seiring sejumlah temannya ke Kota Madiun ciptakan memenuhi Selera penasaran akan Letak Nan terkait pembunuhan sadis oleh Dwi berkualitas (40), suami siri mula itu.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Iya, dikarenakan penuh di tiktok, ke sini tadi bersepeda berdua paguyuban Saya dari Karangrejo Magetan. Penasaran, pada akhirnya mampir sini,” timpal Radit (18), rekan Rafa Nan tampak Seiring berdua bersepeda.

Pantauan di Letak, Griya almarhum ortu Dwi berkualitas di jalur Doho terlihat Tetap terpasang garis polisi. Fana, mobil Karimun silver bernopol AE AE 1198 RR Nan kemarin Tetap terparkir di garansi telah diajak ciptakan disita oleh Polda Jatim.

Rafa dan Radit Seiring rombongan pesepeda mendatangi Griya ortu Dwi berkualitas, terduga pembunuh sadis mula, istri sirinya. (Foto: Sugeng Harianto/detikJatim)

Tak hanya rombongan Rafa dan Radit Nan tampak bersepeda, terlihat sejumlah influencer media sosial Nan tampak silih berganti ke Letak jalur Dhoho. Sayangnya, hingga Selasa cerah ini belum tampak Personil kepolisian Nan tampak lagi ke Letak.

sebelum itu, mula dan anaknya diberitakan Lenyap sejak 20 September 2026. Keluarga sempat mencurigai sejumlah kejanggalan, termasuk keterangan Dwi berkualitas Nan dikatakan berubah-ganti mengenai Letak pertengkaran mereka.

Keluarga juga mendapatkan pesan Nan mengatasnamakan mula dan menyebut korban kesana ke Medan, tetapi mencurigai pesan itu bukan disalurkan langsung oleh korban. Keluarga pun mengabarkan hilangnya Bunda dan anak tersebut ke Polres Madiun Kota pada 5 Oktober 2026.

Polisi kemudian menelusuri laporan itu hingga mengarah kepada Dwi berkualitas, Nan pada akhirnya diamankan di Griya temannya di Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang, pada Pekan (25/10/2026) gelap.

Direktur Reserse Kriminal Biasa Polda Jatim Kombes Roy H M Sihombing sebelum itu menuturkan Dwi berkualitas disinyalir membunuh mula di sebuah Bilik hotel di Madiun, Lampau membunuh anaknya. Dwi disinyalir membakar jasad kedua korban, memasukkannya ke mesin pencacah, Lampau membakarnya lagi. Polisi Tetap mendalami rangkaian peristiwa tersebut.

(irb/dpe)

By 7g36q

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *