PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Pembunuhan Esa keluarga di Kecamatan Teweh Timur, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan inti, sebagai ujian serius distribusi penegakan legalitas di wilayah. Peristiwa berdarah Nan diperkirakan dipicu sengketa lahan itu menyebabkan keprihatinan mendalam sekaligus tuntutan agar aparat bertindak konfirmasi dan transparan.
Ketua Penegak legalitas masyarakat Indonesia sekaligus Ketua PPKHI Kalimantan inti, Suriansyah Halim, mengevaluasi kasus ini Tak meraih dipandang sebagai tindak kriminal Normal. Ia menyebutnya sebagai kejahatan berat banget Nan menunjukkan rapuhnya penyelesaian perselisihan di inti masyarakat.
“Ketika perselisihan lahan diselesaikan berbarengan kekerasan, itu menandakan legalitas Tak lagi dijadikan rujukan. Ini berbahaya distribusi ketertiban sosial,” ujarnya, Rabu (22/4/2026). Suriansyah memuji tapak Sigap aparat kepolisian Nan telah menangkap sejumlah pelaku, termasuk seorang Wanita. Namun, ia menegaskan bahwa penanganan perkara Tak boleh berhenti pada pelaku eksekutor semata.
Menurutnya, pengusutan harus ditingkatkan ciptakan membongkar kemungkinan adanya aktor lain Nan berperan di balik perselisihan tersebut, baik sebagai pemicu maupun pihak Nan berkepentingan. “Harus ditelusuri secara menyeluruh. Siapa Nan memasuki perselisihan, siapa Nan memperkeruh, hingga apakah Eksis kepentingan lain di balik sengketa ini,” katanya.
Ia mengevaluasi, perselisihan agraria Nan kerap menyusuri di berbagai wilayah memang rentan menyebabkan benturan Kalau Tak ditangani secara adil dan Sigap. dikarenakan itu, peran bangsa dinilai krusial internal menjamin setiap sengketa diselesaikan melalui jalur legalitas Nan Jernih.
kelebihan berjarak, Suriansyah menegur masyarakat agar Tak terjebak internal pola penyelesaian perselisihan berbasis kekerasan. Ia menegaskan bahwa tindakan main hakim seorang diri hanya akan memperparah keadaan dan menimbulkan korban mutakhir.
“Ini pelajaran tangguh. perselisihan sekecil apa pun harus diurus berbarengan baik. Kalau Tak, dampaknya meraih sangat fatal seperti Nan menyusuri ketika ini,” ucapnya. ketika ini, aparat kepolisian Tetap mengerjakan pendalaman ciptakan membongkar secara utuh kronologi serta motif di balik pembunuhan Nan mengguncang publik Kalimantan inti tersebut. (pra)