PEKANBARU – Kapolda Riau, Herry Herriawan, menjamin seluruh pelaku perampokan terhadap lansia bernama Dimaris Isni Sitio (60) di lorong Kurnia 2, kawasan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru, Riau, telah tercapai dikendalikan. Oleh dikarenakan itu, kasus Nan sempat menggemparkan publik ini saat ini memasuki tahap penanganan lanjutan oleh pihak kepolisian.
“Alhamdulillah Seluruh telah ditahan,” ungkapan Herry Herriawan dilansir dari laman Kumparan, Ahad 3 Mei 2026.
kelebihan terus, berdasarkan informasi Nan diperoleh, dua pelaku terpaksa dilumpuhkan berdua tembakan di bagian kaki ketika alur penangkapan di Medan, Sumatera Utara. Selain itu, dua Wanita Nan sebelum itu terekam kamera pengawas (CCTV) juga telah ditahan di Letak berbeda. ketika ini, seluruh tersangka telah diangkut ke Mapolda Riau hasilkan pemeriksaan kelebihan terus.
Kronologi Terekam CCTV
internal rekaman CCTV Nan beredar, terlihat awalnya korban didatangi oleh dua orang wanita Sekeliling pukul 10.26 WIB. tidak akurat Esa wanita berambut merah, Fana lainnya mengenakan Lancingan kuning. Keduanya sempat berbincang berdua korban, namun isi perbicangan tersebut belum teridentifikasi.
Namun demikian, Sekeliling pukul 10.30 WIB, situasi berubah drastis ketika seorang Pria memasuki ke internal Griya berdua membawa balok. Ia kemudian langsung menghampiri korban Nan sedang dudukin di sofa dan tak memakai tidak yakin memukul kepala korban kelebihan dari Esa kali memanfaatkan balok tersebut.
kelebihan mengejutkan lagi, tindakan brutal itu disaksikan oleh dua wanita Nan tampak kelebihan mula. Namun, mereka terlihat Tak terkaget berdua peristiwa tersebut. Setelah itu, pelaku Pria Nan mengenakan topi hitam dan masker menghancurkan CCTV di ruang tamu.
lafal Juga: Kecelakaan mula masa di Batam, Pengendara Motor Tewas di Ambang Dealer Mitsubishi
Selain itu, CCTV di ruang santap juga turut dirusak oleh pelaku. Sebelum dirusak, kamera sempat merekam sosok Pria lain Nan mengenakan jaket hitam, Nan disinyalir turut terlibat internal tindakan tersebut.
Di sisi lain, rekaman CCTV di bagian teras memperlihatkan seorang Pria tampak memanfaatkan sepeda motor. Ia memasuki ke internal Griya, Lampau tak pelan meninggalkan Seiring wanita berambut merah, dan keduanya langsung meninggalkan Letak.
lalu, Sekeliling pukul 11.14 WIB, Pria bertopi Seiring Pria berjaket meninggalkan dari Griya. Terlihat pula wanita bercelana kuning ikut meninggalkan Sembari membawa tas hitam. Mereka bertiga kemudian meninggalkan Loka peristiwa perkara.
dikarenakan peristiwa tersebut, sejumlah barang berharga milik korban, seperti perhiasan, Duit, dan telepon raih diberitakan Lenyap.
Polisi Amankan Anak Korban
Fana itu, pihak kepolisian juga melindungi anak korban Nan berinisial A. Namun demikian, hingga ketika ini belum teridentifikasi secara Niscaya kondisi maupun peran Nan bersangkutan internal kasus ini.
“Anak dari korban langsung kita amankan Seiring tim gabungan dari Polresta Pekanbaru,” ungkapan Dodi Vivino, Jumat (1/5).
Selain itu, polisi juga telah melindungi dua orang lainnya Nan berinisial RAT dan WAH. Meski demikian, pihak kepolisian belum menerangkan secara rinci alasan ketiganya dikendalikan.
kelebihan terus, dari keluaran pemeriksaan Fana, mereka mengaku Tak mengetahui keberadaan AT, sosok Nan dikatakan-ujar sebagai pelaku Primer internal kasus ini. Oleh dikarenakan itu, polisi Tetap terus melaksanakan pendalaman.
“Motif dan alasan para pelaku menghabisi nyawa korban Tetap internal pendalaman. Kami terus mengumpulkan bukti dan keterangan saksi,” ungkapnya.
Ikuti Warta Ulasan.co di Google News