BINJAI | Maraknya tindakan pembegalan di Kota Binjai kembali Menyantap korban. Kali ini, seorang pelajar berusia 17 tahun sebagai korban keganasan komplotan begal bersenjata tajam di kawasan jalur Rambutan Ujung Lingkungan III, Kelurahan Bandar Sinembah, Kecamatan Binjai Barat, Senin (11/5/2026) pagi.

Menanggapi peristiwa tersebut, Ketua Komisi II DPRD Kota Binjai Ramlan, ditemani Sekretaris organisasi Golkar Kecamatan Binjai Barat Khairul Azhar, mendesak aparat kepolisian, khususnya Polres Binjai, segera mengusut tuntas kasus tersebut dan mengatasi konfirmasi para pelaku.

“tindakan begal ini telah sangat meresahkan Penduduk bagian dalam extra dari Esa rembulan terakhir. Aparat harus bertindak konfirmasi, terukur, dan serius hasilkan melumpuhkan koneksi pelaku begal Nan makin brutal,” konfirmasi Ramlan ketika ditemui harian Orbit , Senin (11/5/2026).

Menurut informasi Nan dihimpun, peristiwa nahas itu terjadi Sekeliling pukul 06.00 WIB. Korban teridentifikasi merupakan Penduduk jalur Sei Wampu Lingkungan V, Kelurahan Tanah Seribu. ketika peristiwa, korban mutakhir berakhir mengantar ayahnya bekerja di sebuah pabrik di kawasan Lincun dan hendak menuju sekolahnya di SMA Negeri 5 Binjai.

Namun ketika melintas di kawasan lintas pemakaman jalur Rambutan Ujung Lingkungan III , korban dipepet oleh pelaku Nan mengendarai sepeda motor Honda Vario Rona hitam. Para pelaku diperkirakan berjumlah tiga orang.

Dua pelaku Nan memanfaatkan helm langsung mendekati korban dan Berjuang merampas kendaraan miliknya. Korban sempat mengerjakan perlawanan, namun para pelaku ternyata membawa senjata tajam.

“Korban merasakan luka bacok di kedua lengan dan bagian kepala dikarenakan diserang pelaku ketika mempertahankan sepeda motornya,” ujar keliru seorang Penduduk di Letak peristiwa.

dikarenakan tindakan brutal tersebut, korban kehilangan Esa unit sepeda motor Honda Vario BK 4732 RBL Rona hitam dove serta Esa unit telepon raih merek Redmi.

Usai peristiwa, korban langsung dievakuasi Penduduk dan diangkut ke RSUD Djoelham Binjai hasilkan mendapatkan penanganan medis intensif.

Peristiwa ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat Kota Binjai terhadap meningkatnya tindakan kriminal jalanan, khususnya pembegalan Nan kerap menyasar pelajar, pekerja, hingga Wanita.

Ramlan menyebut peristiwa ini bukan kasus tunggal. extra dari Esa saat lebih sebelumnya, seorang Wanita Belia Usul Kabupaten Langkat juga sebagai korban tindakan serupa ketika melintas di kawasan Griya Pangkas Hewan, tidak berjarak jembatan penghubung Kelurahan Payaroba dan Cengkeh Turi pada Masa magrib.

“Kondisi ini menunjukkan bahwa situasi keamanan di sejumlah titik rawan harus sebagai perhatian serius. Jangan Tiba masyarakat Hayati bagian dalam ketakutan setiap melangkah keluar Griya,” katanya.

Ia menginginkan Polres Binjai Seiring jajaran Polsek memperbesar patroli rutin, terutama di titik rawan kriminalitas seperti jalur Sunyi, kawasan perkebunan, area pemakaman, serta jalur penghubung antar kelurahan.

“Kami mendorong Polres Binjai dan jajaran extra intensif mengerjakan patroli pagi, sore, hingga gelap saat. Kawasan rawan harus diawasi extra maksimal agar tindakan serupa Tak terus berulang,” ujar Ramlan.

Fana itu, Sekretaris organisasi Golkar Kecamatan Binjai Barat Khairul Azhar dan Penduduk Sekeliling semoga aparat segera menangkap pelaku dan membongkar koneksi begal Nan diperkirakan telah extra dari Esa kali beraksi di wilayah Binjai Barat.

Maraknya tindak kriminal jalanan ini dinilai Tak hanya mengancam keselamatan Penduduk, tetapi juga diperkirakan menciptakan Selera Tak terlindungi di inti masyarakat. DPRD pun menginginkan jejak Sigap dan konkret agar keamanan Kota Binjai kembali kondusif. (Od-22)

By 7g36q

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *