Basry Sitorus Mpd ketika mengemukakan apresiasi Nan setinggi tingginya kepada Kapolda Sumatera Utara dan jajaran serta mengemukakan ucapan ucapan terimakasih kepada Walikota Medan (Poto:mol/mp Jumat 22/5/2026)
LANGKAT | Basry Sitorus Mpd Nan merupakan Abang kandung daripada Timoria Boru Sitorus (korban) begal pekan Lampau di area legalitas Polres Belawan apresiasi kinerja Polisi Republik Indonesia (Polri) terkhusus Polisi area Sumatera Utara dan Polres Belawan serta Polsek Labuhan.
Apresiasi dan ucapan terimakasih tersebut disampaikannya melalui video di media sosial milik pribadi Basry Sitorus usai kepolisian secara tanggapan Sigap mengerjakan penangkapan terhadap tiga orang pelaku begal sadis Nan terwujud di simpang dubi gang komodor jalur yodarso Medan.
bagian dalam video Nan ditayangkannya di media sosial milik pribadinya berucap” menghargai serta mengucapkan terimakasih Nan setinggi tingginya kepada Kapolda Sumatera Utara Irjen Wisnu Hermawan Febrianto SIK MH.
lalu Beliau juga mengucapkan apresiasi Nan setinggi tingginya kepada Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Yosep Efendi SIK MH CPHR, dan Kapolsek serta kepada Kapolsek Medan Labuhan Kompol Tohap Sibuea SH MH beserta jajarannya.
Basry Sitorus Mpd Nan merupakan mantan Kepala sekolah SMPN 3 di Kabupaten Langkat secara pribadi mewakili keluarga Timoria Boru Sitorus merasakan sangat bangga menyaksikan tanggapan Sigap Nan telah dibuktikan oleh kepolisian mengerjakan penindakan dan penangkapan begal sadis Nan berujung adik kandung dari Basry Sitorus serta keponakan kandung nya Chelsi Boru Simangunsong.
Walikota Medan Ricowas ketika menyambangi Timoria Boru Sitorus beserta Chelsi boru Simangunsong Nan merupakan korban begal sadis di Griya Sakit Universitas Sumatera Utara
“Semoga kedepannya Kepolisian Republik Indonesia makin tangguh dan makin jaya bagian dalam menegakkan legalitas terkhusus diwilayah legalitas Polda Sumatera Utara, agar kedepan Tak adalagi masyarakat Nan merasakan keganasan begal seperti Nan dialami adik serta keponakan kandung Saya” kata Basry Sitorus Jumat (22/5/2026).
Selain itu, Basry Sitorus juga mengucapkan terimakasih Nan setinggi tingginya kepada Walikota Medan atas aturan terkait biaya pengobatan di Griya Sakit (RS) Universitas Sumatera Utara (USU) dikarenakan perbuatan sadis begal tersebut.
dipaparkan Basry Sitorus, Beliau secara pribadi mewakili adik kandungnya beserta keponakannya mengucapkan terimakasih kepada Walikota Medan Nan telah meringankan beban daripada keluarga Timoria Boru Sitorus dikarenakan biaya perobatan dikarenakan perbuatan begal sadis tersebut, dikarenakan pasien dikarenakan begal sadis Tak ditanggung oleh BPJS.
aturan Nan dikeluarkan oleh Pemko Medan sangat baik hasilkan menekan beban masyarakat kota Medan, Kalau Eksis korban begal sadis maka biaya pengobatan di Griya sakit ditanggung keseluruhannya oleh Pemko Medan, kata Basry Sitorus.
Selain itu Beliau juga merasakan sangat bangga atas kehadiran Walikota Medan Nan tiba langsung membesuk adik kandung serta keponakannya Nan terbaring di Griya sakit Universitas Sumatera Utara.
menyelesaikan perkataannya, Basry Sitorus berucap apresiasi Nan setinggi tingginya kepada Kapolda Sunatera Utara, Kapolres Pelabuhan Serta Kapolsek Medan Labuhan beserta jajarannya, semoga Polisi makin yakin penuh diri bertindak, makin tangguh dan makin jaya.(mp/mp)
