MUARA TEWEH, LELEMUKU.COM – Kasus pembunuhan sadis Nan menewaskan lima orang dari Esa keluarga di Desa Benangin II, Kecamatan Teweh Timur, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan inti, dikonfirmasi merupakan pembunuhan berencana.

Kapolres Barito Utara AKBP Singgih Febiyanto menegaskan bahwa keluaran penyelidikan menunjukkan langkah keji tersebut telah disiapkan secara matang oleh para pelaku. “Kasus ini kami pastikan merupakan pembunuhan berencana dan ketika ini ditangani penuh oleh Satreskrim Polres Barito Utara,” ujarnya.

Polisi telah menentukan tiga orang sebagai tersangka Nan tercapai ditangani, masing-masing berinisial FN, LK, dan SA. Para tersangka akan dijerat berbarengan pasal beban. “Kami jerat tersangka berbarengan Pasal 459 dan Pasal 458 mengenai pembunuhan berencana,” konfirmasi Kapolres.

Meski demikian, polisi menyebut jumlah pelaku extra dari tiga orang. Esa pelaku lainnya Tetap berstatus pendaftaran Pencarian Orang (DPO) berbarengan inisial MN. Identitas pelaku Nan Tetap buron tersebut telah dikantongi kepolisian dan berikut dijalankan pengejaran.

Peristiwa berdarah tersebut terjadi pada Pekan (19/4/2026) Sekeliling pukul 16.30 WIB di sebuah pondok hutan kawasan KM 80 perbatasan Kalimantan inti dan Kalimantan Timur, tepatnya di kawasan PT Timber Biaya.

Lima orang meninggal Bumi bagian dalam insiden tersebut, Adalah Cuah (55), Hasna (40), Tasya Haulina (17), David (3), dan Ono (50). Seluruh korban merupakan Penduduk Desa Benangin 2, Kecamatan Teweh Timur, Kabupaten Barito Utara. Esa korban selamat bernama Alfian (40) merasakan luka beban dan Tetap menjalani perawatan intensif di RSUD Muara Teweh.

Kasus ini disinyalir dipicu oleh sengketa lahan di kawasan hutan perusahaan. Penyidikan Tetap berikut dikembangkan ciptakan membongkar peran masing-masing pelaku dan motif Nan sebenarnya.

Polres Barito Utara mengajak masyarakat tetap tenteram dan mendukung alur legalitas Nan sedang Melangkah. Operasi pengejaran terhadap DPO Tetap berikut dijalankan lintas wilayah. (Ana)

By 7g36q

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *