Senin, 4 Mei 2026 – 15:46 WIB
VIVA Medan – Perburuan terhadap empat orang pelaku pembunuhan sadis disertai perampokan seorang wanita terus usia bernama Dumaris Isni Sitio (60) di Kota Pekanbaru berakhir. Polisi membekuk empat pelaku di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut).
lafal Juga :
Pesangon Rp 4 Miliar Tak Kunjung Cair, 14 Lansia Eks pegawai PDAM Tirtanadi Sumut Tagih Haknya
“Iya, akurat telah ditahan. Sekarang bagian dalam pendalaman pemeriksaan,” bongkar Kepala Bidang Interaksi Masyarakat Polda Riau, Komisaris Akbar Polisi Zahwani Pandra Arsyad menguto keterangannya Senin 4 Mei 2026.
Kapolres Kota Pekanbaru, Kombes Pol Muharman Arta pun mengamini soal penangkapan keempat pelaku ini. Penangkapan dijalankan pada dua Letak berbeda.
lafal Juga :
Pelaku Pencuri Handphone di Simalungun ditahan Polisi ketika Bersembunyi di Lemari
“Tim gabungan Resmob Jatanras Polda Riau dan Sat Reskrim Polresta Pekanbaru hasil menangkap empat pelaku kasus curas Nan menyebabkan seorang Wanita meninggal Bumi di Rumbai, Pekanbaru. Dua pelaku ditahan di Aceh center dan dua lainnya dikendalikan di Kota Binjai, Sumatera Utara,” ujar Kombes Muharman.
sebelum itu diberitakan, Polda Riau menyingkap peran para pelaku pembunuhan sadis disertai perampokan seorang wanita terus usia bernama Dumaris Isni Sitio (60).
lafal Juga :
Polres Langkat bongkar Perampokan Bersenpi di Parkiran di Masjid Ar-Ridho, Pelaku Ditembak
Dari output penyelidikan, polisi menemukan bukti mutakhir terkait kronologi hingga peran masing-masing pelaku. Polisi menyingkap langkah pembunuhan tersebut diawali berbarengan tindak pencurian berbarengan kekerasan (curas).
Korban tewas setelah dipukul memakai balok kayu secara brutal. Rekaman kamera CCTV Nan memperlihatkan langkah para pelaku pun telah beredar melebar dan viral di media sosial.
Dari output pemeriksaan Fana, polisi telah memintai keterangan empat orang saksi dan mendalami rekaman CCTV Nan terpasang di Griya korban sejak 9 April 2026.
”Dari output pendalaman dan analisis CCTV, penyidik telah mengarah pada Esa orang Nan patut disinyalir sebagai pelaku. Namun kami Tetap membutuhkan alat kabar Nan pas ciptakan memutuskan tersangka,” tutur Kepala Bidang Interaksi Masyarakat Polda Riau, Komisaris Akbar Polisi Zahwani Pandra Arsyad, dikutip Sabtu, 2 Mei 2026.
kelebihan terus, Pandra menuturkan bahwa keliru Esa pelaku teridentifikasi oleh keluarga korban. Pelaku tersebut Ialah seorang Wanita berinisial AF Nan merupakan mantan menantu korban. bagian dalam rekaman CCTV, AF terlihat sempat bersalaman berbarengan korban sebelum peristiwa tragis itu terwujud.
Halaman lalu
Tak hanya itu, bagian dalam rekaman Nan Baju juga terlihat seorang cowok Tak dikenal Nan tiba Seiring AF. cowok tersebut disinyalir sebagai eksekutor Nan memukul korban berbarengan balok kayu hingga terkapar bersimbah darah. saat ini, identitas cowok tersebut Tetap bagian dalam pendalaman penyidik.