Senin 04-05-2026,12:35 WIB
Reporter:
Faishal Danny.|
Editor:
Fatkhul Aziz
Korban merasakan luka parah di bagian bahu kiri dikarenakan bacokan pelaku.–
PASURUAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Dua wanita sebagai korban tindakan begal di wisata Bhakti Alam Ngembal, Pasuruan, Sabtu 2 Mei 2026, pagi. Korban Ervina Devi Rismawati (23), Usul Desa Pasrung, Buduran, Sidoarjo dan Happy Nurcahyanti (22), Usul Desa Sarigoro, Sidoarjo.
dikarenakan peristiwa tersebut, korban merasakan luka parah di bahu sebelah kiri dan menjalani perawatan medis di Griya sakit. Fana ketika ini, kasus itu ditangani oleh tim gabungan Subdit Jatanras Polda Jatim dan Polres Pasuruan.
lafal JUGA:Mau Piknik, Gadis Sidoarjo Dibacok Begal di Tutur

Mini Kidi Wipes.–
Informasi dihimpun, peristiwa itu bermula ketika kedua korban hendak berlibur menuju wisata Bukit eksklusif di wilayah Tutur, Pasuruan, pada Sabtu 2 Mei 2026 pukul 04.30. ketika tiba di Ambang gerbang memasuki wisata Bhakti Alam Ngembal, Tutur, Pasuruan mereka dipepet dua orang cowok tak dikenal Nan mengendarai motor matic hitam.
ketika itu, para pelaku Nan mengenakan hoodie hitam dan maske, mengakhiri korban secara paksa Sembari menodongkan senjata tajam jenis celurit. Ancaman tersebut Membikin korban kaget hingga terjatuh dari kendaraan.
lafal JUGA:Terhimpit Kebutuhan Ekonomi, cowok Putat Jaya Nekat Begal Mama Belia di Darmo Permai
“Korban sempat Berjuang mempertahankan sepeda motornya. Namun, keliru Esa pelaku langsung membacok korban hingga mengenai bahu kiri,” ungkapan Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, Senin 4 Mei 2026.
Usai merampas motor Honda Scoopy bernopol W-3650-NET, pelaku kemudian melarikan diri ke arah jalur bawah Welang menuju Kejayan.
“dikarenakan luka bacok tersebut, korban Ervira Devi Rismawanti merasakan luka sepanjang susut extra 15 sentimeter dan harus mendapatkan 12 jahitan, terdiri dari enam jahitan bagian dalam dan enam jahitan eksternal,” imbuh Joko.

Ayo bolo kita gempur rokok liar.–
Fana menurut informasi, ketika ini Unit III Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim dan Satreskrim Polres Pasuruan inti mengejar terduga pelaku. “Minta Masa ya. ketika ini Tetap pengembangan Personil,” ungkapan Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Arbaridi Jumhur.(fdn)
Sumber: