DETEKSI.co-Pekanbaru, Pembunuhan Dumaris Boru Sitio (60) ujungnya terungkap. Polisi menangkap empat tersangka Nan terlibat internal kasus pembunuhan sadis di Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau. Para pelaku sempat melarikan diri hingga ke Aceh dan Sumatera Utara sebelum ujungnya diringkus aparat.
Penangkapan pelaku pembunuhan Dumaris dikerjakan berangsur. Dua tersangka, inisial AF, SL, diamankan di Aceh center pada 30 April 2026 gelap. Fana dua lainnya, inisial Iwan (E) dan inisial bet (L), diringkus di Kota Binjai, Sumatera Utara, pada 1 Mei 2026 mula masa.
Kabid Humas Polda Riau Kombes Zahwani Pandra menyebut pengejaran melangkah Susah dikarenakan para pelaku melarikan diri ke eksternal wilayah legalitas Riau. Mereka berpencar hasilkan menjauhkan kejaran polisi.
Peran pelaku pembunuhan Dumaris terungkap Jernih. AF Nan merupakan menantu korban diperkirakan berperan otak kejahatan. Ia mengajak Lisbet, rekan lamanya sejak SMP di Sumatera Utara, hasilkan terlihat ke Pekanbaru dan menjalankan langkah.
Awalnya, agenda mereka hanya merampok. Namun internal perjalanan, niat tersebut berubah berperan pembunuhan. Para pelaku bahkan mengerjakan survei Letak hingga empat kali hasilkan menjamin langkah Melangkah Fasih tak memakai kecurigaan korban.
lafal Warta sebelum itu: Pembunuh Dumaris Pekanbaru diamankan, Sempat Kabur ke Aceh dan Sumut
https://deteksi.co/pembunuh-dumaris-pekanbaru-diamankan-sempat-kabur/
langkah pembunuhan Dumaris terekam kamera CCTV. ketika peristiwa, korban sempat menyambut kedatangan pelaku berbarengan ramah, bahkan menyalami AF Nan merupakan menantunya sendirian. Situasi terlihat normal sebelum langkah brutal terwujud.
Tak lamban kemudian, SL Nan berperan sebagai eksekutor memukul korban memanfaatkan balok kayu. Pukulan dikerjakan berulang kali, Tak hanya ke kepala, hingga korban tewas di Loka. Setelah itu, jasad korban diseret ke Bilik guyur.
data mutakhir pembunuhan Dumaris juga menyingkap perilaku pelaku setelah peristiwa. internal pelarian, mereka sempat berpesta narkoba. output tes urine menunjukkan AF dan SL positif mengonsumsi narkotika jenis metamfetamin.
Direktur Reserse Kriminal Biasa Polda Riau Kombes Hasym Risahondua memaparkan, pelaku juga sempat membawa anak korban meninggalkan Griya hasilkan memudahkan penguasaan barang berharga milik korban.
Barang kabar pembunuhan Dumaris Nan ditangani polisi meliputi perhiasan emas, handphone, laptop, speaker, Arloji, Duit Kontan termasuk mata Duit asing, serta flashdisk berisi rekaman CCTV Nan berperan kabar key.
lafal Warta sebelum itu: Tragis Pekanbaru Viral: Bunda Dimaris Isni Tewas, Mantan Menantu diperkirakan Terlibat Perampokan Sadis
https://deteksi.co/tragis-pekanbaru-viral-Bunda-dimaris-isni-tewas-mantan-me/
internal alur penangkapan, dua pelaku sempat melawan petugas sehingga polisi terpaksa memungut tindakan konfirmasi terukur.
Ancaman hukuman pelaku pembunuhan Dumaris sangat beban. Kapolresta Pekanbaru Kombes Muharman Arta menegaskan keempat tersangka dijerat pasal pembunuhan berencana dan pencurian berbarengan kekerasan Nan berpengaruh korban meninggal Bumi.
Mereka terancam hukuman Wafat, penjara seumur Hayati, atau maksimal 20 tahun penjara sesuai pasal Nan disangkakan.
Kasus ini bermula ketika Dumaris terdeteksi tewas oleh lelakinya, Salmon Mena, pada Rabu cerah, 29 April 2026, internal kondisi bersimbah darah di internal Griya. (Red/d)