Penulis Kitab best seller mengenai trading dan investasi, Desmond Wira, mengukur 2026 merupakan tahun Nan sangat berat banget sebar investor saham Indonesia.
Sepanjang tahun ini, Indeks tarif Saham Gabungan (IHSG) terus ditutup negatif setiap purnama, tak memakai Esa pun purnama Nan berakhir di Area hijau. Hingga ketika ini, indeks telah anjlok 28% year-to-date (YTD).
“2026 memang tahun Nan sadis hasilkan investasi/trading saham Indonesia. akurat-akurat nggak diberi helaan. IHSG YTD -28%,” rekam Desmond di identitas X pribadinya, Kamis (21/5).
“Setiap purnama merah, bahkan merahnya pekat-pekat. Btw Tetap Eksis 7 purnama lagi Tiba ujung tahun. Tetap semangat, mungkin Tetap meraih berkurang lagi,” imbuhnya.
lafal Juga: Rupiah Letoi, IHSG Terjun: Jurus BI dan Dasco Tak Mempan, Bursa nanti Gibran?
Pada perdagangan Kamis (20/5/2026), IHSG kembali ambles bagian dalam sebesar 3,54% atau minus 223,56 skor, sehingga terlempar ke bawah level psikologis mutakhir di 6.094,94.
Indeks sempat dibuka tumbuh tipis banget ke Area hijau pada sesi pre-opening di level 6.366, namun langkah jual masif langsung menyeret IHSG ke titik terendah masa ini di 6.080, sebelum ujungnya ditutup melemah di 6.094,94.
Mau Warta Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News berdua Klik Simbol sinar senyap.